logo


Minta Maaf Usai Dianggap Hina Kalimantan, Edy Mulyadi: Monas-BSD Dulu Juga Tempat Jin Buang Anak, Istilah Saja

Edy menduga ada pihak-pihak yang sengaja memainkan isu

25 Januari 2022 08:49 WIB

Edy Mulyadi
Edy Mulyadi MimbarTube

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Edy Mulyadi meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga Kalimantan. Ia menegaskan bahwa pernyataan 'Kalimantan tempat jin buang anak' hanya istilah yang memliki makna lokasi yang jauh.

"Kalimatnya gini lengkapnya 'kita ini punya tempat bagus mahal di Jakarta, tiba-tiba kita jual kita pindah tempat ke tempat jin buang anak', kalimatnya kurang-lebih gitu, 'lalu kita pindah ke tempat jin buang anak'," kata Edy dalam channel YouTubenya, Senin (24/1/2022).

Ia lantas mencontohkan tempat jin buang anak disekitar Ibu Kota Jakarta. Ia menyebut Monas, BSD, dan Balai Serpong duulnya disebut tempat jin buang anak, karena lokasinya yang jauh.


Jaringan Muda Kaltim Dorong Mahyudin Jadi Kepala Badan Otorita IKN

"Di Jakarta, tempat jin buang anak itu untuk menggambarkan tempat yang jauh, jangankan Kalimantan, istilah kita mohon maaf ya, Monas itu dulu tempat jin buang anak, BSD, Balai Serpong Damai itu tahun 80-90-an itu tempat jin buang anak, jadi istilah biasa," ucapnya.

Edy pun menduga ada pihak-pihak yang sengaja memainkan isu-isu tersebut. Meski demikian, ia tetap menyampakan permohonan maaf terkait pernyataannya yang telah membat gaduh publik.

"Tapi temen-temen saya nggak tahu dengan motif apa segala macam ada yang berusaha memainkan isu ini, tapi meski demikian saya ingin sampaikan bahwa saya minta maaf itu benar-benar bukan masalah, saya akan minta maaf, itu mau dianggap salah atau tidak salah saya minta maaf," pungkasnya.

 

Soal 'Tempat Jin Buang Anak', Edy Mulyadi Minta Maaf, Singgung Monas hingga BSD

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati