logo


Edy Mulyadi Hina Prabowo dan Kaltim, Ruhut PDIP: Harus Segera Diborgol Polisi!

Ruhut menyesalkan sikap Edy Mulyadi yang menghina Menhan RI dan lokasi IKN baru secara terang-terangan.

24 Januari 2022 11:34 WIB

Ruhut Sitompul
Ruhut Sitompul Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politikus PDIP Ruhut Sitompul meminta pihak kepolisian lekas menangkap Edy Mulyadi. Hal itu menyusul pernyataan Edy yang diduga kuat menghina Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

“Edy Mulyadi kader PKS harus segera diborgol polisi, karena dengan terang benderang telah menghina Pak Prabowo dan rakyat Kalimantan Timur, Ibu Kota Negara Nusantara di Penajam,” tegasnya lewat cuitan Twitter @ruhutsitompul, disitat Senin (24/1).

Diketahui, sampai saat ini, tagar #TangkapEdyMulyadi masih menggelora di media sosial Twitter. Bahkan Edy telah menjadi terlapor di dua institusi kepolisian sekaligus, yakni Polda Sulawesi Utara dan Polresta Samarinda.


Edy Mulyadi Tuding IKN Dibangun Pengembang China, PDIP: Pidatonya Seperti Jurus Mabuk

Edy juga tidak diakui sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Memang ia pernah tercatat sebagai caleg dari PKS pada Pemilu 2019 lalu. Namun setelah itu, Edy Mulyadi tidak aktif di struktur PKS mana pun.

“Setelah proses pemilu usai, hingga kini, yang bersangkutan tidak aktif di struktur level manapun,” ujar Juru Bicara PKS, Ahmad Mabruri di Jakarta, Minggu (23/1).

Nasib Edy Mulyadi Usai Hina Menhan & IKN Baru, Dilaporkan Polisi dan Tidak Diakui PKS

Halaman: 
Penulis : Iskandar