logo


Edy Mulyadi Tuding IKN Dibangun Pengembang China, PDIP: Pidatonya Seperti Jurus Mabuk

Hendrawan mengatakan bahwa pro dan kontra dalam pembangunan ibu kota baru adalah hal yang biasa

24 Januari 2022 09:54 WIB

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno.
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus PDIP Hendrawan Supratikno mengaku tertawa saat melihat pidato Edy Mulyadi yang menyebut Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur dibangun oleh pengembang China. Ia menyebut pernyataan Edy seperti orang yang mabuk.

"Saya tertawa terpingkal-pingkal dengar pidato pernyatan tersebut. Ini seperti jurus mabuk orang yang salah minum obat. Semua serba ngawur dan ngelantur," kata Hendrawan seperti dilansir detikcom, Senin (24/1/2022)

Hendrawan mengatakan bahwa pro dan kontra dalam pembangunan ibu kota baru adalah hal yang biasa. Namun, ia meminta agar masukan disertai dengan data dan landasan yang benar.


Prabowo Dihina 'Macan Mengeong', PKS: Tidak Ada Kaitannya dengan Kami!

"Pro kontra soal IKN itu biasa. UU-nya, naskah akademik, rencana induk pemindahanya, kita kaji dan analisis," ucap Hendrawan.

"Tapi, jangan melepas fitnah dan sumpah serapah. Kita harus belajar membangun peradaban yang penuh kearifan," lanjutnya.

Sebelumnya, beredar sebuah video Edy Mulyadi yang menuding pengembang proyek pembangunan Ibu Kota Negra di Kalimantan Timur dikuasai oleh asing.

"Jadi pertanyaannya coba, 1, yang ngebangun perumahan siapa? Nggak mungkin pengembang-pengembang itu. Jadi yang membangun adalah pengembang-pengembang asing. Dari mana? Purwokerto, Banyumas? Dari Cina, Bos. Pengembang-pengembang China yang melakukan pembangunan di sana. Mereka nggak masalah rugi, kosong, nggak masalah, karena pasti ada penduduk yang dikirim ke sana, siapa? Warga RRC tinggal di sana," kata Edy dengan nada tinggi.

Faisal Basri Kritik Lubang Tambang Milik Luhut di Ibu Kota Baru, Jubir: Justru Dapat Peringkat Hijau

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati