logo


Prabowo Dihina 'Macan Mengeong', PKS: Tidak Ada Kaitannya dengan Kami!

Edy Mulyadi disebut tidak lagi aktif di struktur PKS

24 Januari 2022 05:30 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Seorang pria bernama Edy Mulyadi dilaporkan ke aparat kepolisian oleh DPD Gerindra Sulawesi Utara (Sulut). Ia disebut menghina Prabowo Subianto dengan menyebut 'macan yang mengeong' dan menuduh mengambil keuntungan pribadi dari proyek pemindahan ibu kota negara di Kalimantan Timur.

Edy Mulyadi pun kemudian dikaitkan dengan PKS yang juga menolak pemindahan ibu kota negara. Namun tudingan tersebut langsung dibantah oleh juru bicara PKS Ahmad Mabruri. Edy disebut tidak lagi aktif di struktur PKS.

"Sehingga sama sekali tidak ada kaitan PKS dengan pernyataan yang bersangkutan. Segala sikap resmi PKS disampaikan oleh juru bicara resmi DPP PKS dan juga anggota Fraksi PKS DPR RI sesuai dengan tupoksi dan bidang. Sikap resmi PKS bisa dilihat secara utuh di website dan media sosial resmi PKS," ujar Mabruri dalam keterangan resmi, Minggu (23/1/2022).


Polisikan Edy Mulyadi Buntut 'Kaltim Tempat Jin Buang Anak' Pelapor: Resahkan Masyarakat

Mabruri menegaskan bahwa sikap PKS terhadap pemindahan ibu kota negara telah sesuai dengan tugas dan wewenang anggota DPR. Ia menyebut sikap partainya adalah penyeimbang kebijakan pemerintah.

"Penolakan PKS terhadap pemindahan IKN dilakukan dalam ruang konstitusi, dijamin oleh undang-undang sehingga sikap penolakan PKS di DPR adalah langkah yang konstitusional dengan argumentasi yang amat rasional. Sikap PKS sebagai penyeimbang pemerintah bukan berarti bersikap asal beda dan tanpa penjelasan yang lengkap dan akademik," ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta agar pembahasan IKN di ruang publik dilakukan dengan cara yang sehat.

"Anggota Fraksi PKS juga banyak diundang dalam berbagai forum publik termasuk oleh media dan menginginkan perbincangan soal IKN juga jadi perhatian publik dengan diskusi yang sehat dalam bingkai demokrasi," ucap Mabruri.

Prabowo Disebut Macan yang Jadi Mengeong, Gerindra Geram: Fitnah Keji

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati