logo


Militer AS Konfirmasi Ada Tentara Bayaran Rusia yang Beroperasi di Mali

Negara-negara barat menuding kelompok tentara bayaran Group Wagner memiliki hubungan dengan pihak pemerintah Rusia

23 Januari 2022 07:30 WIB

Tentara bayaran Rusia
Tentara bayaran Rusia Al Jazeera

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pasukan militer Amerika Serikat telah mengkonfirmasi kehadiran tentara bayaran Rusia dari Group Wagner di Mali. Sebelumnya, Mali telah membantah jika mereka mendapatkan dukungan dari tentara bayaran Rusia ditengah ketegangan dengan negara-negara Barat.

“Wagner ada di Mali,” Jenderal Stephen Townsend, kepala Komando Afrika AS, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Voice of America,

“Mereka ada di sana, menurut kami, berjumlah beberapa ratus sekarang,” tambahnya.


Partai Oposisi Ukraina Tak Terima Anggotanya Diberi Sanksi oleh AS

“Mereka ditempatkan di sana, didukung oleh militer Rusia, pesawat-pesawat Angkatan Udara Rusia mengirimkan mereka,” katanya, yang secara langsung menghubungkan kelompok Wagner ke Kremlin.

“Dunia dapat melihat ini terjadi. Ini menjadi perhatian besar bagi kami,” lanjutnya.

Sebelumnya, Menteri luar negeri Prancis Jean-Yves Le Drian pada pekan lalu menuduh tentara bayaran Wagner telah "mendukung" junta militer yang berkuasa di Mali dengan dalih memerangi kelompok ekstremis. Dia juga mengecam Rusia karena diduga berbohong tentang status kelompok Wagner tersebut.

“Ketika kami bertanya kepada rekan-rekan Rusia kami tentang Wagner, mereka mengatakan mereka tidak tahu apa-apa (tentang itu),” katanya.

“Jika menyangkut tentara bayaran yang merupakan veteran Rusia, yang memiliki senjata Rusia, yang diangkut dengan pesawat Rusia, akan mengejutkan jika pihak berwenang Rusia tidak mengetahuinya,” kata Le Drian.

“Kita hidup dalam kebohongan," tukasnya.

Jerman Tolak Kirim Senjata ke Ukraina, Kiev: Mendorong Vladimir Putin untuk Meluncurkan Serangan Baru

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia