logo


PBB Kecam Serangan Pasukan Koalisi Arab Saudi di Yaman

Pasukan koalisi Arab Saudi melancarkan serangan udara di Yaman, sebagai balasan atas serangan kelompok Houthi terhadap Uni Emirat Arab

22 Januari 2022 15:30 WIB

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres REQnews

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk serangan udara yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Arab Saudi di wilayah Yaman pada hari Jumat (21/1). Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 60 orang di sebuah pusat penahanan di provinsi Saada yang dikuasai oleh kelompok Houthi.

Seorang saksi mata Reuters mengatakan beberapa orang, termasuk migran Afrika, tewas dalam serangan itu. Juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, mengatakan serangan udara mematikan juga telah dilaporkan terjadi di tempat lain di Yaman dengan beberapa anak-anak ikut menjadi korban tewas.

Selama konferensi pers sebelumnya pada hari Jumat, Guterres mengatakan: "Eskalasi ini harus dihentikan."


AS Akan Terus Dukung Arab Saudi dan Uni Emirat Lawan Kelompok Houthi Yaman

Dujarric juga mengatakan bahwa Guterres mengingatkan semua pihak bahwa mereka berkewajiban untuk "memastikan bahwa warga sipil dilindungi dari bahaya yang timbul dari operasi militer, mengikuti prinsip-prinsip proporsionalitas, pembedaan dan kehati-hatian."

"Serangan udara terhadap fasilitas telekomunikasi di Hodeidah juga secara signifikan mengganggu layanan internet vital di sebagian besar negara," kata Dujarric dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters.

"Sekretaris Jenderal menyerukan penyelidikan yang cepat, efektif dan transparan atas insiden-insiden ini untuk memastikan akuntabilitas," tambahnya.

Sementara itu, lembaga Save the Children mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tiga anak dilaporkan tewas di kota barat Hodeidah akibat serangan Arab Saudi tersebut.

Koalisi militer yang dipimpin Saudi telah telah berperang melawan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman sejak 2015.

Serangan tersebut merupakan pembalasan atas serangan yang dilakukan oleh Houthi terhadap sejumlah fasilitas umum di Uni Emirat Arab dan Arab Saudi pada pekan ini.

 

Longgarkan Aturan Pembatasan Covid-19, PM Irlandia: Kami Telah Melewati Badai Omicron

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia