logo


Presiden Iran Minta Semua yang Terlibat dalam Pembunuhan Qassem Solemani Segera Diadili

Presiden Iran mengatakan bahwa semua pihak yang telah terlibat dalam serangan terhadap petinggi militer Iran pada awal 2020 lalu untuk ditangkap dan diadili

21 Januari 2022 20:30 WIB

Presiden Iran Ebrahim Raisi
Presiden Iran Ebrahim Raisi Al Jazeera

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Presiden Iran Ebrahim Raisi mendesak agar semua pihak yang terlibat dalam pembunuhan petinggi militer Iran, Jenderal Qassem Solemani, untuk diadili. Hal itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan RT.com.

“Soleimani tidak hanya milik rakyat Iran, dia milik komunitas Muslim,” kata Raisi dalam sebuah wawancara eksklusif yang ditayangkan pada Kamis (20/1) oleh RT.com.

“Semua orang, baik Muslim maupun non-Muslim, tentu sangat menghormati karyanya, karena mereka tahu bahwa dia mampu menyelamatkan orang dari serangan musuh kemanusiaan, yaitu [ISIS] dan faksi Takfiri,” ujarnya.


Isu Keamanan Ukraina Sudah Berhasil Bikin Seluruh Negara Eropa Bersatu

Menurut Sang Presiden, Soleimani ditugaskan di Suriah dan Irak untuk memerangi terorisme, dan menyelamatkan nyawa orang.

“Oleh karena itu, Qassem Soleimani adalah seorang pahlawan,” imbuhnya.

Sang Jenderal, yang memimpin Pasukan Quds dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) tersebut mengunjungi Baghdad pada Januari 2020. Ia tewas oleh serangan drone militer yang dilakukan oleh pasukan AS atas perintah Presiden Donald Trump.

Sebagai pembalasan, Iran menembakkan rudal ke beberapa pangkalan militer di Irak yang menampung pasukan AS. Beruntung serangan Iran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Orang yang melakukan kejahatan besar dan mengakui kejahatan ini, tentu saja, harus dihukum di pengadilan,” kata Raisi kepada RT.

“Janji untuk melindungi yang tertindas dan menghukum para penindas, tentu saja, adalah janji yang tulus, dan itu pasti akan ditepati,” tegasnya.

Dukung Kelompok Separatis, Rusia Disebut Rekrut Tentara Bayaran dan Mengirimnya ke Ukraina Timur

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia