logo


Hadapi Kebijakan Bermusuhan AS, Korut Siap Lanjutkan Program Senjata Nuklirnya

Pemerintah Korea Utara berencana akan terus meningkatkan kemampuan pertahanannya guna menghadapi potensi ancaman AS yang semakin berbahaya

20 Januari 2022 21:00 WIB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un istimewa

SEOUL, JITUNEWS.COM - Korea Utara akan terus memperkuat sektor pertahanannya, termasuk pengembangan senjata nuklir, untuk menghadapi kebijakan bermusuhan Amerika Serikat. Hal itu disampaikan oleh kantor berita negara KCNA pada Kamis (20/1).

Situasi ketegangan di Asia Timur meningkat setelah Korea Utara menggelar serangkaian uji coba rudal belakangan ini, dimana hal itu memicu kecaman dari sejumlah negara dan membuat AS mempertimbangkan sanksi baru terhadap pemerintahan Kim Jong un.

"Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengadakan pertemuan politbiro kuat Partai Buruh yang berkuasa pada hari Rabu untuk membahas sejumlah kebijakan penting, termasuk tindakan balasan atas kebijakan AS yang bermusuhan," kata kantor berita resmi KCNA.


Covid-19 Tak Akan Hilang, Menkes Inggris Minta Warga Belajar Hidup Berdampingan dengan Virus

"Politbiro memerintahkan pertimbangan ulang langkah-langkah membangun kepercayaan dan segera memeriksa masalah memulai kembali semua kegiatan yang ditangguhkan sementara, sambil menyerukan segera memperkuat sarana fisik yang lebih kuat," kata KCNA.

KCNA juga menyebut jika kebijakan bermusuhan dan ancaman Amerika Serikat telah "mencapai garis bahaya", dengan menggelar latihan militer gabungan AS-Korea Selatan, penyebaran senjata strategis AS di kawasan itu, dan penerapan sanksi independen dan PBB.

"Kita harus membuat persiapan yang lebih menyeluruh untuk konfrontasi jangka panjang dengan imperialis AS," tukasnya.

Beijing Sebut Kapal Perang AS Masuki Wilayah Perairan China Tanpa Ijin

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia