logo


Nahloh! KMP Mulai Geram dengan Kebijakan Ekonomi Jokowi

KMP mendorong pemerintah untuk mengatasi masalah ekonomi

22 Mei 2015 11:27 WIB

Wakil Ketua Umum PAN, Taufik Kurniawan (Ist)
Wakil Ketua Umum PAN, Taufik Kurniawan (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Koalisi Merah Putih mendesak pemerintah untuk melakukan terobosan kebijakan di bidang ekonomi. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi yang dibuat terlampau besar.

"Asumsi makro agak over optimis, ini tentu akan menjadi catatan Badan Anggaran DPR," kata Wakil Ketua Umum PAN, Taufik Kurniawan di Jakarta, Kamis (21/5).

Sementara itu, Seketaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham mengatakan, KMP telah membuat lima kesimpulan, salah satunya adalah menegaskan bahwa KMP mendorong pemerintah untuk mengambil keputusan untuk mengatasi masalah ekonomi bangsa seperti soal beras.


Pemerintah Perpanjang Kebijakan PPnBM 100%, DPR: Keputusan yang Sangat Relevan

Selain mendesak pemerintah, KMP mendeklarasikan sebagai koalisi yang tak hanya di pusat juga daerah yang akan bersifat permanen. Perjuangan KMP akan terus dilandasi dengan semangat konstitusi. Selain itu KMP akan selalu menjadi mitra kritis pemerintah bagi kemandirian bangsa.

Pemerintah akan menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5 persen, Padahal target yang tercapai baru 4,7 persen. Taufik Kurniawan menilai target tersebut akan membebani pemerintah. Namun, koalisi non pemerintah berjanji mendorong program-program pemerintah, termasuk rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara 2015.

"Prinsipnya sepanjang terkait kepentingan rakyat, KMP di garda terdepan mengamankan program itu," Kata Taufik.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pimpinan partai koalisi non pemerintah berkumpul, untuk syukuran ulang tahun KMP adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Persaruan Pembangunan Kubu Muktamar Jakarta Djan Faridz, Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta, dan perwakilan  Partai Amanat Nasional Taufik Kurniawan serta tuan rumah Ketua Presidium Aburizal Bakrie dan Idrus Marham.

Resmikan Bendungan Karalloe, Jokowi: Banjir Bisa Dikurangi hingga 49%

Halaman: 
Penulis : Adinda Purnama Rachmani, Vicky Anggriawan