logo


Makin Banyak yang Minta Penggunaan Vaksin Halal untuk Booster, Ini Alasannya

Dibutuhkan pertimbang agar vaksinasi bisa diterima oleh semua kalangan agama di Indonesia terutama bagi umat Islam.

19 Januari 2022 10:48 WIB

Perwakilan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), Furqan Raka
Perwakilan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), Furqan Raka aktual.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejumlah organisasi kepemudaan Islam menuntut pemerintah menggunakan vaksin halal sebagai vaksin booster guna penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Perwakilan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), Furqan Raka menegaskan PB PII akan berada di garda terdepan untuk mendukung adanya vaksin halal di Indonesia.

Menurut Furqan, meski Indonesia buka negara Islam, namun mayoritas penduduk negara Indonesia beragama muslim. Oleh karena itu dibutuhkan pertimbang agar vaksinasi bisa diterima oleh semua kalangan agama di Indonesia terutama bagi umat Islam.


Soal Varian Omicron, Jokowi: Tidak Perlu Bereaksi Berlebihan

“Tidak mungkin saudara-saudara kita disuntik dengan vaksin yang tidak halal, di Al-qur’an pun jelas bahwa Allah melarang kita untuk mendekati yang haram,” ujar Furqan Raka dalam dialog virtual, Selasa (18/1) sore.

Sementara soal merek vaksin yang digunakan untuk booster, ia menyerahkannya kepada MUI mana vaksin yang halal dan mana vaksin yang tidak halal.

“Karena berbicara halal ini, di Indonesia yang sudah diidentifikasi halal ini hanya sinovac dan zivifax. Dan, dua-duanya berasal dari China,” katanya

“PB PII tentu berpihak pada umat islam di Indonesia. Kalau (Vaksin Halal) tidak diterapkan oleh Kemenkes, kita akan selalu berada di garis terdepan untuk membela hak umat islam,” tegasnya.

KAMMI Tuntut Pemerintah Pakai Vaksin Halal untuk Booster

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan