logo


PKS Belum Sepakati 'Nusantara' untuk Nama IKN, Eko Kuntadhi: Kalau Khilafah Nusantara Bakal Didukung

Eko tampak heran dengan PKS yang seolah menggiring penamaan IKN menjadi persoalan rumit.

18 Januari 2022 10:18 WIB

Eko Kuntadhi
Eko Kuntadhi twitter.com/eko_kuntadhi

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi angkat suara perihal sikap Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR yang belum menyetujui ‘Nusantara’ sebagai nama ibu kota negara (IKN) baru.

Sebelumnya, PKS masih menunggu penjelasan yang terperinci dari pemerintah soal latar belakangan nama Nusantara.

"PKS dapat memahami pemilihan kata Nusantara, tetapi yang belum adalah penjelasan secara komprehensif, dokumentif, terdokumentasikan, dan sebagian dari penjelasan itu harus masuk dalam penjelasan di undang-undang ini," ujar anggota Pansus RUU IKN Fraksi PKS, Ecky Awal Mucharam dalam rapat Panja dengan pemerintah, Senin (17/1).


Nusantara Dinilai Kurang Cocok Jadi Nama Ibu Kota Baru, Fadli Zon: Namanya 'Jokowi' Saja

Eko tampak heran dengan PKS yang seolah menggiring penamaan IKN menjadi persoalan rumit. Dia lantas membuka kemungkinan—agaknya sekaligus menyindir—bahwa PKS akan langsung sepakat bila ibu kota baru dinamai Khilafah Nusantara.

“Mungkin kalau namanya Khilafah Nusantara bakal didukung kali,” cuitnya di akun Twitter @_ekokuntadhi, Selasa (18/1).

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah memilih Nusantara sebagai nama Ibu Kota Negara (IKN) yang bertempat di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Nama itu dipilih lantaran sudah dikenal sejak dulu.

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa.

“Mudah-mudahan dan menggambarkan kenusantaraan kita semua, Republik Indonesia, dan saya kira kita semua setuju dengan istilah Nusantara itu,” ujarnya di Jakarta, Senin (17/1).

Tolak Pengesahan RUU IKN, PKS Sebut Berpotensi Otoriter Karena Tak Ada DPRD

Halaman: 
Penulis : Iskandar