logo


Filipina Selesaikan Kesepakatan Pembelian Sistem Rudal buatan India senilai USD 375 Juta

Sistem rudal buatan India tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pertahanan Angkatan Laut Filipina

16 Januari 2022 08:40 WIB

Bendera Filipina
Bendera Filipina Reuters

MANILA, JITUNEWS.COM - Filipina telah menyelesaikan kesepakatan untuk memperoleh sistem rudal anti-kapal berbasis pantai dari India senilai hampir USD 375 juta untuk meningkatkan kemampuan tempur angkatan lautnya. Hal itu disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Filipina.

Selain itu, Filipina juga sedang dalam tahap akhir dari proyek lima tahun senilai 300 miliar peso ($ 5,85 miliar) untuk memodernisasi perangkat keras militernya yang sudah ketinggalan zaman, yang mencakup kapal perang dari era Perang Dunia Kedua dan helikopter yang digunakan oleh Amerika Serikat dalam Perang Vietnam.

Dalam sebuah postingan Facebook pada Jumat malam Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana mengatakan bahwa berdasarkan kesepakatan yang dinegosiasikan dengan pemerintah India, Brahmos Aerospace Private Ltd akan mengirimkan tiga baterai, operator kereta api dan pengelola, dan memberikan dukungan logistik.


Nord Stream 2 Belum Dapat Ijin, Rusia: Tidak ada Kebebasan bagi Jerman untuk Kejar Kepentingan Ekonominya

Kesepakatan itu sudah direncanakan pada 2017, tetapi menghadapi penundaan alokasi anggaran dan karena pandemi coronavirus.

Sistem anti-kapal yang baru bertujuan untuk mencegah kapal asing memasuki zona ekonomi eksklusif 200 mil laut Filipina.

Pada tahun 2018, Filipina juga sudah membeli rudal Spike ER buatan Israel, sistem rudal pertama yang dibawa kapal untuk pencegahan maritim.

Meskipun hubungan persahabatan antara China dan Filipina di bawah Presiden Rodrigo Duterte cukup dekat, namun Beijing tetap bersikeras mengklaim sebagian besar Laut China Selatan, yang disengketakan dengan negara-negara Asia Tenggara seperti Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

China Kecam Sanksi AS terhadap Iran

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia