logo


Natalius Pigai: Jika Tak Sediakan Vaksin Halal, Negara Abaikan HAM!

Penyediaan vaksin halal sesuai amanat konstitusi HAM pada pembukaan dan amanat Konstitusi UUD 1945 pasal 28.

15 Januari 2022 15:34 WIB

Eks Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai
Eks Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai www.komnasham.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai mendesak Pemerintah terutama Menteri Kesehatan (Menkes) untuk mendengar keinginan masyarakat menyediakan vaksin Halal.

Pigai mengatakan bahwa penyediaan kebutuhan kesehatan bagi masyarakat merupakan amanat Konstitusi Hak Asasi Manusia serta amanat UUD 1945.

“Sesuai dengan amanat konstitusi Hak Asasi Manusia (HAM) pada pembukaan dan amanat Konstitusi UUD 1945 pasal 28 maka negara memiliki kewajiban menyediakan vaksin halal,” ucapnya saat dihubungi, Jumat (14/1).


Kecewa! YKMI Sebut Vaksin Booster Tidak Pertimbangkan Kehalalan Produk

Selain itu, Pigai mengatakan berdasarkan Konsensi Deklarasi Kairo tahun 1991, PBB telah mengesahkan Hak Asasi Manusia (HAM) Partikular tentang HAM berbasis pada Islam. Salah satu yang diadopsi yaitu berbicara tentang menghormati kebutuhan Umat Islam.

“PBB mengesahkan HAM Particular berdasarkan konsensi deklarasi Kairo tahun 1991 tentang hak asasi manusia berbasis pada Islam hukum-hukum kitab suci. Salah satu yang diadobsi itu adalah bagaimana HAM menghormati kebutuhan yang sesuai dengan kebutuhan umat Islam dan itu sudah diadobsi,” ucap Pigai.

Oleh karena itu, Menurut Pigai, jika pemerintah tidak memenuhi kebutuhan Umat Islam tentang vaksin halal maka pemerintah telah mengabaikan HAM.

“Kalau Negara tidak menyediakan vaksin halal, sudah pasti negara mengabaikan Hak Asasi Manusia dan warga negara khususnya umat Islam,” ungkapnya.

Proyek Satelit Kemenhan Rugikan Negara Rp800 M, Mahfud Md Diminta Tak Hanya Cuap-cuap

Halaman: 
Penulis : Iskandar