logo


Sekjen NATO Bilang Ukraina dan Georgia Dapat Bergabung Menjadi Anggota Aliansi

Sekjen NATO menegaskan bahwa NATO mempersilahkan negara-negara Eropa untuk bergabung menjadi anggotanya

15 Januari 2022 13:00 WIB

Aliansi Pertahanan Trans-Atlantik NATO
Aliansi Pertahanan Trans-Atlantik NATO istimewa

BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg telah menyatakan bahwa aliansi telah membuat keputusan bahwa Ukraina dan Georgia kemungkinan akan menjadi anggota blok tersebut. Dalam sebuah wawancara untuk outlet berita Italia La Repubblica, Stoltenberg mengatakan bahwa keputusan tersebut telah dibuat pada tahun 2008 selama pertemuan puncak negara-negara NATO.

Meski demikian, Orang nomor satu NATO tersebut tidak mengatakan kapan salah satu negara tersebut akan diterima menjadi anggota aliansi. Baik Ukraina, maupun Georgia sejauh ini masih belum diterima menjadi anggota NATO dan tidak ada batas waktu yang diberikan terkait hal tersebut.

Pada saat yang sama, Stoltenberg mengulangi pernyataan sebelumnya oleh NATO bahwa mereka tetap membuka pintu bagi negara-negara Eropa untuk menjadi anggotanya, terlepas dari permintaan Rusia yang mendesak NATO untuk tidak melakukan ekspansi ke Eropa Timur, ke dekat wilayah perbatasannya.


Dinas Rahasia AS Bilang Transaksi Mata Uang Kripto Akan Jadi Incaran Para Hacker

Kremlin memandang ekspansi NATO tersebut mengancam keamanan nasional mereka.

Baik Georgia dan Ukraina telah menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan aliansi tersebut. Kiev bahkan menyematkan kebijakan untuk bergabung dengan NATO dalam Konstitusi Ukraina. Meskipun penolakan untuk menerima Ukraina ke dalam NATO, negara-negara barat telah berjanji untuk terus membantu Ukraina dalam menghadapi potensi invasi militer Rusia.

Pub Milik Petarung UFC Conor McGregor Diserang Bom Molotov, Pelaku Masih Misterius

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia