logo


China Bilang Pemblokiran Huawei dari Proyek 5G Inggris Tidak Terkait dengan Isu Keamanan Nasional

Pemerintah China mengatakan bahwa Inggris memblokir Huawei dari proyek jaringan 5G karena adanya permintaan dari AS

15 Januari 2022 11:00 WIB

Huawei 5G
Huawei 5G istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - Pemerintah China menyebut klaim yang dibuat oleh mantan menteri Inggris bulan lalu, dan baru-baru ini digali oleh media, sebagai bukti lebih lanjut bahwa larangan yang dikeluarkan oleh London pada tahun 2020 terhadap Huawei bukan tentang keamanan nasional.

Dilansir dari RT.com, Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada Kamis (13/1) berpendapat bahwa narasi "keamanan nasional" digunakan sebagai alasan oleh negara-negara Barat ketika mereka memberlakukan pembatasan pada Huawei pada tahun lalu yang mana dipicu oleh keinginan Amerika Serikat untuk menghalangi bisnis teknologi China. Komentarnya mengikuti klaim yang dibuat mantan menteri Inggris Vince Cable pada bulan lalu, yang baru-baru ini digali oleh media.

Berbicara dalam panel diskusi berjudul 'China: a partner or adversary?' pada awal Desember, Cable, yang menjabat sebagai menteri luar negeri Inggris untuk bisnis, inovasi dan keterampilan dari tahun 2010 hingga 2015, mengatakan "alasan" Inggris "melepaskan diri dari China dan proyek 5G Huawei tidak ada hubungannya dengan keamanan nasional Inggris.” Dia menambahkan bahwa London hanya "diminta oleh Amerika" bahwa tindakan itu harus dilakukan.


Situs Pemimpin Tertinggi Iran Tunjukkan Sebuah Video Animasi Serangan Drone terhadap Donald Trump

Cable juga bersikeras bahwa selama lima tahun masa jabatannya sebagai menteri, ketika dia menangani masalah ini, dia telah “berulang kali diyakinkan oleh komunitas intelijen, yang seharusnya tahu, bahwa transaksi kami benar-benar aman.”

Cable yang mengeluhkan bahwa Inggris “sekarang kemungkinan akan berada di barisan terdepan negara-negara yang menggunakan teknologi telekomunikasi paling canggih” jika London “terus menggunakan 5G” dari Huawei.

Pada 14 Juli 2020, pemerintah Inggris memerintahkan perusahaan telekomunikasi Inggris untuk berhenti membeli peralatan 5G Huawei dan mencopot seluruh peralatan buatan Huawei yang sudah terpasang pada 2027.

Mengomentari langkah pemblokiran terhadap raksasa teknologi China tersebut, Oliver Dowden, sekretaris negara Inggris untuk digital, budaya, media dan olahraga pada saat itu, mengakui bahwa peluncuran jaringan 5G dapat ditunda “dua hingga tiga tahun” sebagai akibatnya.

Beberapa bulan sebelumnya, pemerintah AS memberlakukan pembatasan besar-besaran pada Huawei dengan alasan masalah keamanan nasional juga.

AS dan Ukraina Khawatir jika Rusia Benar-benar Lakukan Invasi jika Diplomasi Gagal

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia