logo


Ukraina Hadapi Serangan Siber Besar-besaran, Rusia Pelakunya?

Serangan siber besar-besaran tengah dialami oleh sejumlah lembaga pemerintahan Ukraina

15 Januari 2022 09:00 WIB

Ilustrasi Peretas Komputer atau Hacker
Ilustrasi Peretas Komputer atau Hacker Global Times

KIEV, JITUNEWS.COM - Ukraina dikabarkan tengah menghadapi serangan siber "besar-besaran". Menurut laporan dari sejumlah media, termasuk Reuters dan The Guardian, beberapa situs resmi lembaga pemerintah diantaranya kementerian luar negeri dan kementerian pendidikan ikut terdampak serangan tersebut.

Para pejabat mengatakan masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan terkait siapa pelaku serangan tersebut. Meski demikian, Ukraina curiga jika serangan tersebut dilakukan oleh Rusia.

Kecurigaan tersebut bukan tanpa alasan mengingat adanya pesan yang ditinggalkan pada situs web kementerian luar negeri yang berbunyi “Ukraina! … Semua informasi (rahasia) tentang Anda telah menjadi (konsumsi) publik. Takut dan berharap lebih buruk. Ini masa lalu, sekarang, dan masa depanmu.”


Pasokan Obat-obatan dan Bahan Pangan ke Tigray Telah Terblokir, WHO: Banyak Orang Sekarat

Pesan tersebut juga menunjukkan bendera dan peta Ukraina yang dicoret. Disebutkan tentara pemberontak Ukraina, atau UPA, yang berperang melawan Uni Soviet selama perang dunia kedua. Ada juga referensi ke "tanah bersejarah".

"Sebagai akibat dari serangan siber besar-besaran, situs kementerian luar negeri dan lembaga pemerintah lainnya untuk sementara tidak aktif," kata juru bicara kementerian luar negeri, Oleg Nikolenko pada Jumat (14/1).

"Spesialis kami sudah mulai memulihkan kerja sistem TI dan polisi siber telah membuka penyelidikan," lanjutnya.

Rusia Bilang Pasukan CSTO Sudah Mulai Ditarik Keluar dari Kazakhstan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia