logo


Desak Tunjangan Anies Dibuka ke Publik, PDIP: Demi Citra yang Lebih Baik

Gembong mengatakan bahwa saat ini eranya keterbukaan

15 Januari 2022 05:00 WIB

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono dprd-dkijakartaprov.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono meminta data uang tunjangan milik Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dibuka ke publik. Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan untuk menghindari kecurigaan mayarakat.

"Transparansi anggaran, saya kira itu hal yang positif kalau bisa dilakukan oleh Pak Anies. Itu jauh lebih baik, sehingga tidak muncul praduga, tidak muncul kecurigaan dari seluruh elemen warga Ibu Kota," kata Gembong dilansir detikcom, Jumat (14/1/2022).

Gembong mengatakan bahwa saat ini eranya keterbukaan, dimana masyarakat berhak tahu sesuatu yang berkaitan dengan pimpinannya.


FX Rudy Sebut Ada Intervensi Kader Kembalikan Bantuan Ganjar, PDIP Bantah: Ia Menjaga Kehormatan Partai

"Karena emang eranya sekarang terbuka, bahwa itu menjadi ketentuan perundang-undangan, iya. Tapi ketentuan perundang-undangan akan jadi lebih baik kalau dibuka ke publik," ucapnya.

Meski tidak ada kewajiban bagi kepala daerah untuk membuka tunjangannya ke publik. Namun menurutnya, keterbukaan tunjangan Anies perlu dilakukan untuk membangun citra positif.

"Citra keterbukaan Pak Anies jadi lebih baik, kan gitu. Itu sebetulnya berimbas kepada individunya Pak Anies, sebagai gubernur yang melakukan keterbukaan alokasi anggaran yang diberikan oleh APBD," pungkasnya.

Kritik Ganjar yang Datangi Rumah Kader, Politikus PDIP: Pencitraannya Kelihatan Sekali

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati