logo


Buka Peluang Cabut Laporan Polisi, JoMan ke Ubedillah Badrun: Asal Minta Maaf ke Publik

JoMan sebut laporan Ubedillah Badrun terkait dugaan korupsi Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK tidak berdasar

15 Januari 2022 04:38 WIB

Immanuel Ebenezer
Immanuel Ebenezer rmol.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua relawan Jokowi Mania (JoMan), Imanuel Ebenezer resmi melaporkan Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedillah Badrun tekait penyebaran berita bohong ke Polda Metro Jaya.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa pihaknya bisa saja mencabut laporan asalkan Ubedillah Badrun meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat.

"Kami mau laporkan terlapor dengan pasal yang lebih berat. Tapi pertimbangannya hari ini kita melihat memberikan kesempatan kepada Ubedillah Badrun untuk meminta maaf kepada publik karena ini berkaitan dengan kehormatan seseorang. Karena basis laporannya berbasis kepalsuan atau hoax, jadi ini tidak mendidik," kata Imanuel Ebenezer di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/1/2022).


Heran Dipolisikan JoMan Gegara Lapor Gibran-Kaesang, Ubedillah Badrun: Pake Data Apa?

"Iya kami akan cabut laporannya (kalau Ubedillah Badrun minta maaf). Ubedillah sama-sama kawan juga, sama-sama aktivis 1998. Kemudian dosen yang kami khawatirkan jadi preseden buruk ketika seorang dosen ASN juga melakukan pelecehan terhadap anak kepala negara," sambungnya.

Noel sapaan akrabnya itu menilai laporan Ubedillah Badrun terkait dugaan korupsi Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ke KPK tidak berdasar. Ia lantas menyindir Ubedillah Badrun apabila hendak mengkritik pemimpin maka kritiklah kinerjanya bukan pribadinya.

"Kalau mau kepala negara dia kritik kekuasaanya bukan pribadi atau anak. Itu nggak mendidik secara politik," ucap dia.

Minta JoMan Tak Polisikan Ubedillah Badrun, Gibran: Saya Tidak Merasa Tercemar

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati