logo


Proyek Satelit Kemenhan Rugikan Negara Rp800 M, Mahfud Md Diminta Tak Hanya Cuap-cuap

Nicho menyebut Menko Polhukam Mahfud Md seharusnya bisa menegakkan hukum.

14 Januari 2022 16:00 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Aktivis Nicholas Frans Giskos alias Nicho Silalahi menyesalkan Menko Polhukam Mahfud Md tidak mampu berbuat banyak saat praktik korupsi menjangkiti pemerintahan. Mestinya, kata dia, Mahfud—dengan posisinya saat ini—bisa menegakkan hukum secara adil.

Pernyataan itu disampaikan melalui cuitan Twitter @Nicho_Silalahi, dalam rangka menanggapi berita berjudul ‘Mahfud MD Ungkap Proyek Satelit Kemenhan Rugikan Negara Rp800 Miliar’.

“Apa ini menterinya yang minta setoran 40 M pada dirjen pak @mohmahfudmd?” tulisnya, dikutip Jumat (14/1).


ASN dan Pihak Swasta Ditangkap saat OTT Bupati Penajam Paser Utara, Pigai Akui KPK Hebat

“Anda memiliki kekuasaan dan cuma cuap² doank, Anda kami gaji untuk menegakkan dan menjunjung tinggi hukum,” lanjut Nicho.

Nicho lantas memberi peringatan ke Mahfud: bila tak mampu bertindak, lebih baik mundur. “Dan jadi aktivis yang gak punya kekuasaan,” tegasnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md, dalam program Aiman Kompas TV, bercerita bahwa ada seorang direktur jenderal (dirjen) yang pernah diminta menteri untuk mencarikan uang dari proyek perizinan.

"Dia datang ke saya sebelum mundur, Pak saya disuruh nyetor, suruh cari uang 40 miliar dari kedirjenan saya ini karena mengurusi perizinan-perizinan apa gitu. Mundur dia, tapi diumumkannya dipecat, diberhentikan," kata Mahfud.

Di lain kesempatan, Mahfud Md membeberkan adanya dugaan kerugian negara sekitar Rp800 miliar terkait penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan proyek satelit Kemenhan pada 2015 lalu.

"Presiden memerintahkan saya untuk meneruskan dan menuntaskan kasus ini," ujar Mahfud, dilansir dari cnnindonesia.com.

Mahfud Md Ungkap Ada Dirjen Dimintai Setoran Rp40 M oleh Menteri, Ustaz Hilmi: Kenapa Gak Lapor ke KPK?

Halaman: 
Penulis : Iskandar