logo


Gibran Pastikan Tak Lapor Balik Dosen UNJ, Politisi Partai Ummat: Ternyata Lebih Paham Ketimbang BuzzeRp

Tofa heran dengan buzzer yang ngotot melaporkan dosen UNJ ke polisi.

14 Januari 2022 15:19 WIB

Mustofa Nahrawardaya
Mustofa Nahrawardaya twitter.com/TofaTofa_id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politikus Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya mengapresiasi sikap tenang Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka atas pelaporan dirinya ke KPK oleh dosen UNJ Ubedilah Badrun.

Tofa menilai sikap Gibran itu menunjukkan bahwa pemimpin tak perlu bereaksi berlebihan. Dia juga menyindir buzzer yang ngotot melaporkan balik Ubedilah karena dianggap mencemarkan nama baik Gibran.

“Mas @gibran_tweet lebih paham ternyata. Daripada #buzzeRp,” cuitnya singkat di akun Twitter @TofaTofa_id, dikutip Jumat (14/1).


Heran Dipolisikan JoMan Gegara Lapor Gibran-Kaesang, Ubedillah Badrun: Pake Data Apa?

Sebelumnya, Gibran meminta Jokowi Mania (JoMan) untuk tidak melaporkan Ubedilah. Putra Presiden Jokowi itu menganggap pelaporan dirinya ke KPK bukan tergolong pencemaran nama baik.

"Tekne wae (biarkan saja). (Ubedillah Badrun) Lapor tidak ada buktinya kok, tidak usah laporkan balik. Saya tidak merasa tercemar," kata Gibran di RSUD Ibu Fatmawati Soekarno, Solo, Jumat (14/1).

Ketimbang menggubris laporan tersebut, Gibran mengaku ingin fokus menjalankan tugasnya sebagai wali kota.

"Fokus nyambut gawe (fokus bekerja), tidak menyiapkan langkah selanjutnya, koyo ra duwe gawean wae (seperti nggak punya kerjaan saja), sibuk," jelasnya.

Minta JoMan Tak Polisikan Ubedillah Badrun, Gibran: Saya Tidak Merasa Tercemar

Halaman: 
Penulis : Iskandar