logo


Ferdinand Ditahan, Novel PA 212 Minta Polri Proses Hukum KSAD Dudung Juga

Dudung, lewat pernyataannya soal agama, disebut sudah beberapa kali membuat kegaduhan.

13 Januari 2022 16:51 WIB

Habib Novel Bamukmin.
Habib Novel Bamukmin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wasekjen PA 212, Novel Bakmumin memuji Polri yang bergerak cepat dalam menindaklanjuti laporan Ketua KNPI Haris Pertama terhadap Ferdinand Hutahaean atas cuitan bernuansa SARA.

Novel berharap penetapan tersangka serta penahanan Ferdinand merupakan langkah awal polisi dalam meringkus para penista agama. Dia menyebut sejumlah nama, seperti Sukmawati Soekarnoputri hingga Ade Armando.

"Dengan ditahannya Ferdinand, saya berharap agar terlapor yang lain, bahkan sempat didemo berkali-kali seperti Sukmawati yang berkali-kali diduga menistakan agama, Viktor Laiskodat dan Ade Armando untuk segera ditahan juga," kata Novel, seperti dilansir dari Warta Ekonomi, Kamis (13/1).


Sebut Kampanye Hitam Pemilu 2024 Mulai Ramai di Tahun Ini, Polri: Jangan Sampai Terprovokasi!

Polri juga diminta Novel untuk memproses hukum KSAD Jenderal Dudung Abdurachman karena telah menistakan agama. “Terkhusus Dudung, yurisprudensi jelas yang dengan mengatakan kurang lebih 'Tuhan bukan orang Arab'," jelasnya.

Novel mengatakan Dudung kerap membuat kegaduhan. Menurutnya, banyak pertimbangan untuk memproses Dudung, terlebih hukum Indonesia tak pandang bulu.

“Tidak boleh ada yang mengalami diskriminasi hukum suatu bentuk kesetiaan kita terhadap Pancasila yang silanya jelas untuk kemanusiaan yang adil dan beradab," tuntasnya.

Minta Jajaran Dengarkan Aspirasi, Kapolri: Bila Perlu Kumpul Masyarakat Tingkat Polsek Sampai Polda

Halaman: 
Penulis : Iskandar