logo


Tanggapi Komnas HAM, PDIP: Merusak Kehidupan Orang, Ya Mesti Dihukum Mati Bos

Komnas HAM tidak setuju dengan tuntutan hukuman mati terhadap Herry Wirawan yang telah memperkosa 13 santriwati

13 Januari 2022 15:47 WIB

metrojateng.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komnas HAM tidak setuju dengan tuntutan hukuman mati terhadap Herry Wirawan yang telah memperkosa 13 santriwati. Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto, bicara soal lahirnya Komnas HAM.

"Di sini ada pertentangan, karena di sini ada hukum seperti norma yang disiarkan Romo (Syafi'i dari Gerindra), Islam menginginkan itu, itulah kenapa KUHP kita masih menuntut hukuman mati, sejauh itu melanggar kemanusiaan, hukuman mati bisa diterapkan," kata Bambang di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (13/1).

Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini menyebut orang yang sudah merusak kehidupan orang lain mesti dihukum mati.


Dukung Herry Wirawan Dihukum Mati, Ridwan Kamil: Semoga Hakim Melihat Keadilan Dunia

"Kalau ada orang merusak kehidupan orang, ya mesti dihukum mati bos, mengganggu sistem, ya musti harus dong, sistem kemanusiaan, bisa dihukum mati," ujarnya.

Ia mengaku setuju dengan adanya hukuman mati. Bambang Pacul mengatakan bahwa tugas Komnas HAM bukan dalam tataran eksekusi.

"Jadi Bambang Pacul setuju hukuman mati? 100% setuju, begitu, sampean saja menutup itu, dan ini coba di sini saya baca bos, dan tugas Anda juga saya baca, ada di Pasal 1, ini di Pasal 1 huruf 7," katanya.

"Bisa nggak dikau main eksekusi? Mboten saget (tidak bisa), di sini yang mengeksekusi, dieksekusi di mana? Di mitra kita, kalau perintah UU-nya, mitra kepolisian itu mengeksekusi, mitra kejaksaan yang mengeksekusi," imbuhnya.

Komnas HAM Tak Setuju Hukuman Mati Herry Wirawan, Habiburokhman: Kayak Nggak Ada Empatinya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata