logo


Keran Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, MS Kaban: Wibawa Presiden RI Emang Masih Ada?

MS Kaban heran dengan inkonsistensi pemerintah dalam membuat kebijakan.

13 Januari 2022 16:00 WIB

MS Kaban
MS Kaban twitter.com/MSKaban3

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wakil Majelis Syuro Partai Ummat, MS Kaban menyoroti keputusan pemerintah dalam membuka kembali keran ekspor batu bara, yang baru ditutup pada 1 Januari lalu. Menurutnya, inkonsistensi kebijakan ini sama saja menjatuhkan wibawa Presiden Joko Widodo.

“Belum satu bulan stop ekspor batu bara sudah berubah lagi He he he Wibawa Presiden RI emang masih ada?” cuitnya di akun Twitter @MSKaban3, dikutip Kamis (13/1).

Mantan Menteri Kehutanan era Presiden SBY itu menekankan pentingnya keberanian presiden dalam mempertahankan keputusan. Sebab, menurut Kaban, keputusan yang gampang berubah akan mengikis kepercayaan masyarakat.


Gibran-Kaesang Dilaporkan ke KPK, Politikus Partai Ummat: Tak Usah Sembunyi ala Harun Masiku

“Kalau omongan Presiden sudah gak konsisten sopo sing coyo (siapa yang percaya),” tuntas dia.

Diketahui, pemerintah kembali membuka keran ekspor batu bara mulai Rabu (12/1). Artinya, aturan larangan ekspor batu bara resmi dicabut.

Aturan larangan batu bara tertuang di Keputusan Menteri ESDM Nomor 139.K/HK/03/MEM/B/2021 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara di Dalam Negeri alias DMO (domestic market obligation).

Proses pengapalan lekas dilakukan sejumlah perusahaan tambang usai Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengumumkan pembukaan ekspor batu bara secara bertahap pada Senin (10/1) malam.

Luhut menjelaskan, keran ekspor kembali dibuka mengingat pasokan untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) sudah mencapai 15-25 hari operasi ke depan.

"Sudah ada beberapa belas kapal yang diisi batu bara telah diverifikasi dan akan dilepas. Kapan mau dibuka ekspor secara bertahap? Kita lihat Rabu," ujarnya Senin, dilansir dari cnnindonesia.com.

Larangan Ekspor Batu Bara Dicabut, Luhut: 37 Kapal Siap Angkut

Halaman: 
Penulis : Iskandar