logo


Menko PMK Perkirakan Vaksin Merah Putih Diproduksi Massal Pertengahan 2022

Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Universitas Airlangga-PT Biotis akan segera dirilis

13 Januari 2022 11:14 WIB

Menko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan arahan pada Diskusi antar Kepala SMK Muhammadiyah dengan perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah secara daring, Sabtu (8/1)
Menko PMK Muhadjir Effendy saat memberikan arahan pada Diskusi antar Kepala SMK Muhammadiyah dengan perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah secara daring, Sabtu (8/1) Humas Kemenko PMK

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa vaksin Merah Putih yang dikembangkan Universitas Airlangga-PT Biotis akan segera dirilis. Muhadjir mengatakan bahwa vaksin Merah Putih akan diproduksi massal pada pertengahan 2022.

"Untuk vaksin yang akan segera dirilis pada awal tahun 2022 ini adalah vaksin UNAIR-Biotis. Diperkirakan siap diproduksi massal pertengahan 2022," kata Muhadjir dalam keterangan resminya, Kamis (13/1).

Muhadjir mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar produksi vaksin dipercepat. Muhadjir meminta Kementerian Kesehatan untuk mencari titik temu antara pemerintah dengan industri.


Kanada Akan Bebankan Pajak Khusus bagi Warga yang Menolak Vaksinasi Covid-19

"Ini supaya bisa dipercepat tanpa mengurangi kualitas, presisi dan akurasi dari produknya," ucapnya.

Ada enam pengembang Vaksin Merah Putih, yaitu Universitas Airlangga (UNAIR) bersama PT Biotis. Lalu PT Biofarma bersama Baylor College of Medicine, Universitas Indonesia (UI) bersama PT Etana. Kemudian Institut Teknologi Bandung (ITB), PRBM Eijkman BRIN bersama PT Biofarma, Universitas Padjajaran bersama PT Biofarma&Lipotek, serta Vaksin Nusantara.

"Perkembangan riset dan hilirisasi vaksin produksi dalam negeri ini dilakukan oleh triplehelix, yakni pemerintah, industri farmasi, dan lembaga riset/perguruan tinggi," katanya.

Muhadjir berharap Vaksin Merah Putih segera dirilis dan bisa membantu mengakhiri pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Sehingga akhir penutup dari wabah kali ini kita akhiri dengan vaksin buatan dalam negeri. Itu dalam bahasa agamanya lebih 'husnul khatimah' itu. Karena kita bangga bisa menancapkan bendera merah putih tinggi-tinggi karena kita bisa menyelesaikan dengan vaksin yang kita miliki," kata Muhadjir.

Menko PMK: Husnul Khotimah Bila Pandemi Diakhiri dengan Vaksin Merah Putih

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata