logo


Larangan Ekspor Batu Bara Dicabut, Luhut: 37 Kapal Siap Angkut

Luhut memastikan bahwa ketersediaan batu bara untuk PLN sudah terpenuhi hingga 20 hari ke depan.

13 Januari 2022 06:30 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan Kemenko Marves

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkomarinves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa larangan ekspor batu bara yang awalnya berlaku hingga 31 Januari 2022 kini sudah dicabut.

Luhut mengatakan bahwa kran ekspor batu bara sudah mulai dibuka secara bertahap. Kebijakan itu, kata dia, ditetapkan setelah perusahaan batu bara memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation (DMO).

"Ekspor secara bertahap akan mulai berjalan, asal sudah terpenuhi kewajiban dia (perusahaan batu bara) DMO-nya," kata Luhut kepada wartawan di kantor Kemenkomarves dilansir CNNIndonesia, Rabu (12/1/2022).


Waspadai Perubahan Iklim Global, Pemerintah Tekan Sumber Energi dari Batu Bara

Mantan Menko Polhukam itu mengatakan bahwa saat ini sudah ada 37 kapal berisi batu bara yang siap berlayar ke nagara-negara importir.

"37 kapal yang sudah diisi dengan batu bara dan siap ekspor hari ini, siap rilis dan mulai jalan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa ketersediaan batu bara untuk PLN sudah terpenuhi hingga 20 hari ke depan.

"Aman, nggak akan ada pemadaman jadi untuk yang dekat 15 hari cadangan sudah (terpenuhi), yang jauh 20 hari cadangan sudah terpenuhi," jelasnya.

Ekonomi Tiongkok Beranjak Pulih, HBA Januari Naik ke USD75,84 Per Ton

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati