logo


Rumor Pelajaran Agama Bakal Dihapus, Ustaz Hilmi: Husnuzhon Saja

Orang yang mengusulkan penghapusan pelajaran agama dianggap lupa terhadap sila pertama Pancasila.

12 Januari 2022 22:52 WIB

Ustaz Hilmi Firdaus
Ustaz Hilmi Firdaus fajar.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ustaz Hilmi Firdausi angkat bicara soal rumor usulan agar pelajaran agama dihapus. Dia hanya mengingatkan, bahwa Indonesia bisa merdeka karena rahmat Allah, sebagaimana tertera di pembukaan UUD’ 45. Terlebih, ketuhanan ditempatkan di urutan pertama Pancasila.

Sayangnya, Ustaz Hilmi tak menyebutkan secara rinci mengenai sosok yang mengusulkan peniadaan pelajaran agama di sekolah tersebut.

“Ada yang minta pelajaran agama dihapus, nyontoh Singapura agar jadi negara maju. Husnuzhon aja,” cuitnya di akun Twitter @Hilmi28, dikutip Rabu (12/1).


Ustaz Hilmi Peringatkan Ferdinand soal Cuitan SARA, "Hati-hati Berucap, Mulutmu Harimaumu!"

“Mungkin ybs lupa Pancasila sila pertama, atau mungkin dia juga lupa sedang tinggal di Indonesia, negara yang merdeka atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa seperti tertera di pembukaan UUD’45,” jelasnya.

Sementara itu, platform media sosial Facebook dihebohkan sebuah tangkapan layar artikel berjudul “Puan: Jika Negara Ingin Maju Dan Berkembang, Pendidikan Agama Islam Harus Di Hapus!!”. Sang pengunggah menambahkan narasi seolah pernyataan itu dinyatakan oleh Puan Maharani, Ketua DPR RI.

Dilansir dari Turnbackhoax.id, unggahan yang mengklaim Puan Maharani menyebut syarat jika ingin negara maju dan berkembang, pendidikan Agama Islam harus dihapus itu tidak benar alias hoaks.

Adapun artikel yang dimaksud merupakan hasil editan dari beberapa artikel tentang tuduhan kepada Musdah Mulia sebagai Kader PDIP dan inisiator penghapusan pendidikan Agama Islam.

Artikel yang dirujuk itu pun tidak benar. Sebab, Musdah sudah mengklarifikasi melalui video di kanal ICRP4Peace Channel. Dia menyatakan bahwa isu dirinya kader PDIP dan ingin menghapus pelajaran Agama Islam sama sekali keliru.

Sebut Vaksin Booster Harus Gratis, Puan Maharani: Tanggung Jawab Negara

Halaman: 
Penulis : Iskandar