logo


Dahlan Iskan Diminta Ungkap Anggota DPR yang Palak PLN, Golkar: Agar Tidak Menjadi Isu Liar

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI dari Faksi Partai Golkar Mukhtarudin

12 Januari 2022 11:57 WIB

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan (tengah) menjawab pertanyaan awak media selepas menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Senin (31/10).
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan (tengah) menjawab pertanyaan awak media selepas menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Senin (31/10). Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Dahlan Iskan diminta terbuka mengungkap nama anggota DPR yang memerasnya saat ia menjabat sebagai Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI dari Faksi Partai Golkar Mukhtarudin.

Menurutnya dengan Dahlan Iskan menyebutkan siapa nama anggota DPR bersangkutan, diharapkan pernyataan Dahlan Iskan tidak menjadi spekulasi dan isu liar yang berkembang di masyarakat.


PKS: UU Omnibus Law Kian Menunjukkan Pentingnya #KamiOposisi

"Pertama, supaya ini tidak menjadi spekulasi yang bermacam-macam. Sebaiknya Dahlan Iskan transparan saja, sampaikan siapa, kapan, dimana, supaya tidak menjadi spekulasi yang berkembang liar," ujar Mukhtarudin di Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Dia menambahkan pengakuan Dahlan Iskan juga akan berdampak serius bagi DPR RI secara keseluruhan di mata publik.

Di sisi lain, Mukhtarudin menilai tindakan Dahlan Iskan sudah tepat karena menolak permintaan tunjangan hari raya (THR) dari anggota Komisi VI DPR.

Menurutnya langkah Dahlan Iskan yang menolak memberikan uang THR hingga miliaran rupiah ke DPR itu secara langsung menutup peluang terjadinya tindak kejahatan korupsi. Baik itu yang berpotensi dilakukan oleh pejabat negara maupun dari pihak BUMN.

"Kalaupun itu (permintaan) benar, apa yang disampaikan Dahlan Iskan, langkah yang diambil Pak Dahlan Iskan yang tidak memenuhi THR itu sudah tepat," tukasnya.

Said Didu: Ujian Profesionalisme Menteri BUMN Adalah Saat 'Melawan' Tekanan Penguasa

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar