logo


Ogah Lapor Balik Dosen UNJ, Gibran: Buktikan, Kalau Salah Detik Ini Ditangkap Saja

Gibran justru menantang Ubedilah Badrun untuk membuktikan laporannya itu.

12 Januari 2022 04:30 WIB

Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka Ist

SURAKARTA, JITUNEWS.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku enggan melaporkan balik dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun yang melaporkan dirinya ke KPK terkait dugaan korupsi dan pencucian uang.

"Ngapain lapor balik," kata Gibran di Balai Kota Solo, Selasa (11/1/2021).

Gibran justru menantang Ubedilah Badrun untuk membuktikan laporannya itu. Ia mengaku siap ditangkap apabila terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi.


Desak Pemerintah Tuntaskan Kasus Korupsi di BUMN, PKS: Tercatat Ada 159 Kasus

"Itu kan sudah dilaporkan. Ya dibuktikan dulu. Nek aku salah ya cekelen (Kalau saya salah ya tangkaplah)," ujarnya.

"Kalau salah ya detik ini ditangkap saja enggak apa-apa," sambung Gibran.

Diketahui, Ubedilah Badrun melaporkan dua putera Presiden Joko Widodo yakni Gibran Rakabuming Raka dan adiknya Kaesang Pangarep terkait dugaan korupsi dan pencucian uang. Ia menyebut Gibran dan Kaesang memiliki relasi bisnis dengan PT BMH yang terlibat pembakaran pada tahun 2015.

PT BMH kemudian digugat melalui jalur perdata oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebesar Rp 7,9 triliun.

Gibran dan Kaesang pun dituding melakukan tindak pidana pencucian uang  dengan membuat perusahan gabungan deangan anak petinggi PT SM. Perusahaan gabungan itu menerima dua kali kucuran dana dengan nilai total Rp 99,3 miliar. Setela terjalinnya relasi antara putra Presiden Jokowi dengan anak petinggi PT SM, Mahkamah Agung (MA) hanya mengabulkan ganti rugi sebesar Rp 78,5 miliar dari tuntutan awal Rp 7,9 triliun.

 

Gibran-Kaesang Dilaporkan ke KPK, Politikus Partai Ummat: Tak Usah Sembunyi ala Harun Masiku

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati