logo


Prof Henry Subiakto: NKRI Butuh Orang yang Berani Jaga Kewarasan Berpikir Bangsa

Indonesia perlu sosok yang berani menyatakan pendapat berdasarkan pengetahuan dan kebenaran

10 Januari 2022 17:53 WIB

Henry Subiakto
Henry Subiakto Twitter

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Staf Ahli Menkominfo, Prof Henry Subiakto mengatakan Indonesia perlu orang yang berani menyatakan pendapat berdasarkan pengetahuan dan kebenaran. Sebab, hanya dengan itu, kewarasan berpikir bangsa bisa dijaga.

“NKRI butuh orang-orang yang tangguh & berani menjaga kelangsungan dan kewarasan berpikir bangsa besar ini. Yaitu orang-orang yang bicara berdasar pengetahuan & kebenaran apa adanya,” cuitnya di akun Twitter @HenrySubiakto, dikutip Senin (10/1).

Guru Besar Universitas Airlangga itu menilai kebenaran harus diperjuangkan meski harus berhadapan dengan kaum intoleran.


Prof Henry Subiakto: Berpendapat Tentang SARA itu Bukan Pidana

“Walau harus hadapi mereka yang frustrasi, yang hobi caci maki, nuduh kafir dan anggap rendah siapapun yang berbeda dengan mereka,” imbuhnya.

Sebelumnya, Prof Henry Subiakto menyoroti cuitan bernada rasis yang dilontarkan oleh pengguna akun @FahmiHerbal. Dalam cuitan itu, sang netter mengklaim peran orang Arab atas peradaban bangsa Indonesia sangat krusial.

“Tamu? Lo aja tinggal dalam hutan. Gelantungan. Kami yang ajarkan kalian berpakaian. Bercelana. Beragama. Dulu kalian tu babi,” ujarnya.

Lantas Prof Henry menerangkan bahwa Indonesia sempat diduduki oleh kerajaan Hindu Budha jauh sebelum Islam masuk.

“Borobudur yang megah dibangun Shailendra abad 9 M. Ada Sriwijaya dari sungai Musi yang satukan Nusantara jadi pusat pendidikan Budha. Ada Prambanan Hindu & Mojopahit yang besar,” jelas dia.

“Islam baru masuk abad 14 lewat pedagang Gujarat & para Wali yang akrab dengan budaya lokal. Orang-orang saat itu sudah beradab,” imbuhnya.

Bela Ferdinand, Prof Henry Subiakto Singgung Kebebasan Berpendapat di RI yang Sering Bermasalah

Halaman: 
Penulis : Iskandar