logo


Pelanggaran Kelompok Houthi terhadap Hukum Internasional adalah Perintah Iran

Pasukan koalisi Arab Saudi menyebut pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok Houthi Yaman terhadap aturan internasional adalah perintah dari Iran

9 Januari 2022 09:00 WIB

kompas.com

RIYADH, JITUNEWS.COM - Koalisi Arab pada Sabtu (8/1) mengatakan bahwa kelompok pemberontak Yaman, Houthi, yang didukung Iran terus melanggar aturan navigasi internasional di Laut Merah. Mereka menekankan bahwa kapal-kapal yang menjadi sasaran serangan pembajakan Houthi direncanakan oleh Pengawal Revolusi Iran.

"Kelompok milisi Houthi melanggar hukum internasional dengan pembajakan dan penculikan di perairan internasional," kata Juru bicara pasukan Koalisi Arab Saudi, Brigjen Turki al-Maliki, dalam konferensi pers, Sabtu (8/1) .

Al-Maliki mengatakan Houthi sudah meluncurkan 432 rudal balistik dari pelabuhan Hodeida Yaman ke Laut Merah.


Presiden Kazakhstan Lapor ke Vladimir Putin jika Kondisi di Negaranya Sudah Mulai Pulih

Dia mengatakan Koalisi Arab telah melaporkan 13 pelanggaran terhadap kapal komersial oleh milisi Houthi dari Hodeida, menunjuk pada penghancuran lusinan ranjau laut yang ditanam oleh milisi di Laut Merah.

Sementara itu, koalisi melaporkan bahwa milisi berencana untuk menyerang dan membajak kapal Rawabi berbendera Emirati di perairan internasional, menambahkan bahwa kapal tersebut membawa bantuan bagi mereka yang terkena dampak topan di pulau Socotra.

Koalisi Arab Saudi menambahkan bahwa Houthi juga menyerang kapal tanker minyak Rabigh 3 di selatan Laut Merah, dan juga menargetkan kapal tanker minyak Saudi Abqaiq di perairan tersebut.

Al-Maliki mengatakan pelanggaran yang dilakukan Houthi merupakan salah satu bagian dari ancaman Iran terhadap navigasi internasional.

Arab Saudi Minta Kejelasan soal Perkembangan Proses Negosiasi Pemulihan Perjanjian Nuklir Iran

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia