logo


Banyak Staf Medis Inggris yang Terinfeksi Covid-19, Militer Terpaksa Dikerahkan ke RS

Kementerian Pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa mereka sudah mengerahkan 200 personel militer untuk membantu pelayanan kesehatan di rumah sakit

8 Januari 2022 09:30 WIB

Petugas medis Covid-19
Petugas medis Covid-19 istimewa

LONDON, JITUNEWS.COM - Petugas medis militer telah ditugaskan untuk membantu penanganan layanan kesehatan ditengah kekurangan staf yang berisiko membahayakan kemampuan rumah sakit di Inggris untuk merawat pasien dan memberikan layanan prioritas.

Kementerian Pertahanan Inggris pada Jumat (7/1) mengkonfirmasi bahwa 200 personel militer akan dikerahkan selama tiga minggu ke depan untuk mengisi kekosongan yang disebabkan oleh banyaknya staf medis yang harus menjalani karantina mandiri karena terinfeksi Covid atau melakukan kontak dengan pasien Covid-19.

Sebagian besar pasukan akan ditempatkan di rumah sakit London, salah satu kota yang sangat terpukul oleh wabah Omicron, setelah asosiasi Royal College of Nursing (RCN) mengatakan kepada pemerintah bahwa mereka tidak dapat lagi menyangkal jika sistem layanan kesehatan Inggris (NHS) tengah menghadapi “krisis staf”.


Militer Diijinkan Tembak Mati Para Teroris yang Bikin Rusuh Kazakhstan

"Perdana menteri dan lainnya tidak bisa lagi mengabaikan pertanyaan tentang kemampuan staf NHS untuk memberikan perawatan yang aman," kata direktur RCN Inggris Patricia Marquis, dikutip RT.com.

Terlepas dari kekhawatiran tersebut, Menteri Bisnis Inggris Paul Scully pada Jumat (7/1) mengklaim bahwa pemerintah Inggris masih belum berencana memberlakukan aturan pembatasan yang lebih ketat untuk memerangi gelombang kasus Covid-19 yang disebabkan oleh penyebaran varian Omicron.

Pada hari Kamis, kasus Covid-19 harian di Inggris tercatat mencapai 194.747, sehingga jumlah total kasus selama tujuh hari terakhir menjadi lebih dari 1,1 juta.

Presiden Duterte Ancam Penjarakan Warga Filipina yang Tolak Disuntik Vaksin Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia