logo


Ini Rayuan Presiden Bank Dunia Agar Jokowi Mau Berutang

Pinjaman yang ditawarkan Bank Dunia akan digunakan sesuai dengan kebutuhan

21 Mei 2015 14:36 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bank Dunia terus merayu pemerintah Indonesia untuk berhutang, bahkan Bank Dunia siap menggelontorkan pinjaman sebesar Rp 114,83 triliun. Untuk menunjukkan komitmennya dalam menawarkan pinjaman kepada Indonesia, pada hari ini Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim hari ini (21/5) mengunjungi cabang Pelabuhan Sunda Kelapa sekaligus berkunjung ke proyek New Priok dan terminal Pelabuhan Tanjung Priok.

Kunjungan Bank Dunia ke Pelabuhan Tanjung Priok untuk menunjukkan bahwa Bank Dunia peduli dalam usaha pengentasan kemiskinan dan kemakmuran Indonesia. Selain itu Jim Yong Kim juga menegaskan bahwa pihaknya akan berinvestasi di sektor pelabuhan perintis di wilayah timur Indonesia. Direktur Utama IPC, R.J Lino mengatakan, kunjungan Presiden Bank dunia menegaskan posisi Indonesia dalam usaha menjadi poros maritim dunia.

"Kami sangat mendukung upaya Bank Dunia dalam megembangkan pelabuhan di Indonesia Timur. Hal ini akan memantapkan rencana implementasi konsep Maritim Indonesia untuk percepatan penurunan biaya logistik nasional," tuturnya di Jakarta pada Kamis (21/5).


Jokowi Minta Dilaporkan Kalau Ada Pungli di Pelabuhan

Di tempat terpisah, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan bahwa pinjaman yang ditawarkan Bank Dunia akan digunakan sesuai dengan kebutuhan. "itu disediakan plafon dan kita memakainya sesuai dengan kebutuhan. Pinjaman itu kan masih tiga atau empat tahun ke depan, bukan untuk tahun ini," tuturnya.

Kendati demikian Menteri Bambang enggan menjelaskan secara lebih rinci mengenai detai penawaran pinajam tersebut. Dirinya hanya mengatakan bahwa mungkin saja Pemerintah Indonesia akan meneruskan kemitraan yang telah terjalin dengan baik.

Sebelumnya tersiar kabar bahwa Presiden Jokowi akan lebih mendekatkan konsep pinjaman kepada Tiongkok. Hal ini terlihat dari pidato Presiden Jokowi pada penyelenggaraan KAA yang dengan keras mengutuk Bank Dunia, IMF, dan IDB. Oleh karena itu untuk merayu Pemerintah Indonesia untuk meneruskan kerjasama dengan Bank Dunia, Presiden Jim Yong Kim berkunjung ke Indonesia.

Ekonomi RI Tahun Ini Diprediksi Tumbuh 5,3 Persen

Halaman: 
Penulis : Andi Dwijayanto, Vicky Anggriawan