logo


Ustaz Hilmi Peringatkan Ferdinand soal Cuitan SARA, "Hati-hati Berucap, Mulutmu Harimaumu!"

Manusia perlu diakui sebagai pembela Allah.

6 Januari 2022 11:34 WIB

Ustaz Hilmi Firdaus
Ustaz Hilmi Firdaus fajar.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean sempat menuai kecaman warganet lantaran membuat cuitan yang memuat unsur SARA. Dalam cuitannya, ia seolah membandingkan antara Allah yang kuat dan lemah—sehingga harus dibela.

“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” cuitnya yang saat ini sudah dihapus.

Merespons hal itu, Ustaz Hilmi Firdausi mengatakan bahwa manusia perlu diakui sebagai pembela Allah. Dia pun mengutip ayat dari kitab Al-Qur’an yang berbunyi,


Buntut Cuitan Berbau SARA, Ferdinand Hutahaean Dianggap Alami Gangguan Mental

“Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong Allah, niscaya Dia akan menolongmu & meneguhkan kedudukanmu (QS 47:7),” tulisnya di akun Twitter @Hilmi28, dikutip Kamis (6/1).

“Allah memang tidak perlu pembelaan hambaNya, tapi kita yang perlu diakui sebagai pembela Allah. Para Nabi & Rasul mencontohkan itu,” lanjutnya.

Ustaz Hilmi lantas meminta Ferdinand untuk berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu. “Hati-hati berucap, mulutmu harimaumu,” tegasnya.

Sesalkan Ferdinand Dipolisikan, Denny Siregar: Kenapa Kata "Allah" Seakan Ingin Dimonopoli dalam Islam?

Halaman: 
Penulis : Iskandar