logo


PM Inggris Yakin Negaranya Bisa Atasi Gelombang Tsunami Covid-19 Tanpa Berlakukan Lockdown

Inggris belakangan ini mengalami lonjakan kasus infeksi COvid-19 harian yang sangat tinggi seiring dengan penyebaran varian Omicron

5 Januari 2022 12:00 WIB

PM Inggris Boris Johnson
PM Inggris Boris Johnson istimewa

LONDON, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Selasa (4/1) mengatakan bahwa Inggris memiliki kesempatan untuk "mengatasi" gelombang Omicron tanpa perlu memberlakukan kebijakan lockdown.

“Kami memiliki kesempatan untuk mengatasi gelombang Omicron ini tanpa menutup negara kami sekali lagi,” kata Johnson pada konferensi pers, dikutip Sputniknews.

Pernyataan tersebut ia lontarkan usai otoritas kesehatan Inggris melaporkan bahwa 218.724 kasus COVID-19 baru dikonfirmasi selama 24 jam terakhir seiring dengan penyebaran varian Omicron.


Bukan Wilayah Konfrontasi, Rusia Minta Semua Pihak Jalin Kerja Sama di Afrika

Ia juga mengatakan bahwa aturan wajib mengenakan masker di tempat-tempat tertentu, bekerja dari rumah, dan sertifikasi vaksin untuk memasuki beberapa tempat, menawarkan peluang bagus untuk mengatasi gelombang baru tanpa harus memberlakukan aturan pembatasan sosial yang lebih ketat.

Namun, Johnson mengakui bahwa minggu-minggu mendatang akan menjadi periode yang "sulit". Ia juga mengumumkan bahwa 100.000 pekerja di sektor kritis dan pasukan perbatasan akan diminta untuk melakukan tes uji Covid-19 setiap hari mulai 10 Januari untuk meminimalisir gangguan layanan.

Dia juga mendorong orang untuk melakukan vaksinasi COVID-19 dan menunjukkan bahwa hingga 90% dari pasien COVID-19 yang saat ini dirawat di unit perawatan intensif belum mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster dan hingga 60% diantaranya bahkan belum divaksinasi.

AS Kembali Lancarkan Serangan Udara ke Suriah Timur

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia