logo


GP Ansor Harap Politisasi Kasus Bahar Smith Tak Terulang

Luqman khawatir isu SARA dimainkan oleh sejumlah pihak

4 Januari 2022 18:00 WIB

Luqman Hakim
Luqman Hakim Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Luqman Hakim, mengatakan bahwa penegakan hukum yang adil dalam sistem demokrasi adalah kunci terciptanya kedamaian.

"Penegakan hukum yang adil di dalam sistem demokrasi merupakan kunci dari terciptanya kedamaian dan ketertiban sosial. Demokrasi tanpa penegakan hukum akan menjadi anarki. Pengertian seperti ini yang harus dimiliki semua warga negara Indonesia, termasuk Bahar Smith," kata Luqman kepada wartawan, Selasa (4/1).

Luqman khawatir isu SARA dimainkan oleh sejumlah pihak. Menurutnya, hal itu bisa berdampak negatif terhadap kehidupan bangsa.


Desak Polisi Proses Laporan ke Husin Shihab, NasDem: Jangan Beda-bedakan Orang!

"Terus terang saya sedih dengan fenomena politisasi peristiwa hukum dengan memainkan sentimen SARA sehingga seolah-seolah menjadi peristiwa konflik dan permusuhan agama (Islam). Ini tentu kontra-produktif bagi upaya membangun karakter bangsa dan mematangkan demokrasi seperti cita-cita kemerdekaan NKRI," ujar Luqman.

Luqman mengatakan bahwa proses hukum terhadap Bahar bin Smith adalah bagian dari penegakan hukum.

"Proses hukum terhadap Bahar Smith, adalah bagian dari penegakan hukum yang wajib dilakukan. Justru, ketika hukum tidak berani tegak kepada pihak-pihak yang memainkan isu dan sentimen SARA, maka di situlah awal kehancuran NKRI dan peradaban demokrasi," ujar Luqman.

Luqman berharap politisasi peristiwa hukum dan SARA tidak terulang di masa mendatang. Menurutnya, aparat sudah berjalan semestinya.

"Saya berharap, politisasi peristiwa hukum dengan isu demokrasi dan SARA pada kasus Bahar Smith tidak akan terulang lagi di masa mendatang. Beranjaklah dewasa! Mayoritas rakyat tidak bisa lagi dihasut dengan sentimen-sentimen keagamaan," ujar Luqman.

"Kenyataan ini juga harus disadari oleh aparat penegak hukum, sehingga tidak perlu ragu sedikit pun menindak siapa saja yang melanggar hukum. Keragu-raguan aparat penegak hukum, justru akan jadi bumerang di masa depan. Dan, saya melihat Polisi sebagai aparat penegak hukum sudah pada jalan yang benar; tegak lurus pada penegakan hukum demi keadilan," sambung Luqman.

Heran Penetapan Tersangka Habib Bahar Sangat Cepat, Pengacara Sentil Denny Siregar Cs

Halaman: 
Penulis : Admin