logo


Soal Usulan Polri di Bawah Kementerian, Kompolnas: Ide yang Menyimpang dari Reformasi

Poengky mengatakan bahwa Polri di bawah presiden merupakan mandat reformasi

3 Januari 2022 22:15 WIB

Poengky Indarti
Poengky Indarti Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Agus Widjojo mengusulkan agar Polri berada di bawah Kementerian Keamanan Dalam Negeri dan Dewan Keamanan Nasional. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai usul tersebut tidak tepat dan menyimpang dari reformasi.

"Tidak tepat jika ada ide-ide yang menyimpang dari reformasi," kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, Senin (3/1).

Poengky mengatakan bahwa Polri di bawah presiden merupakan mandat reformasi. Poengky mengatakan bahwa UU Polri merupakan wujud reformasi Polri.


Soal Usulan Polri di Bawah Kementerian, MenPAN-RB: Nggak Perlu

"Jadi Polri di bawah Presiden itu sudah merupakan mandat reformasi. UU Polri merupakan wujud reformasi Polri," ucap Poengky.

"Berdasarkan Reformasi tersebut telah menempatkan Polri di bawah Presiden," imbuh Poengky.

Poengky mengatakan bahwa Kompolnas ditugaskan untuk menetapkan arah bijak Polri.

"Selain itu ada Kompolnas yang ditugaskan untuk menetapkan arah bijak Polri," kata Poengky.

Sebelumnya, Agus menyampaikan usulan tersebut dalam pernyataan akhir tahun Lemhannas 2021. Agus mengusulkan Kementerian Keamanan Dalam Negeri dan Dewan Keamanan Nasional dibentuk.

"Kevakuman dalam merumuskan kebijakan keamanan dalam negeri yang membutuhkan lembaga politik tingkat kementerian, yang diberi mandat portofolio keamanan dalam negeri, guna merumuskan kebijakan nasional dalam fungsi keamanan dalam negeri," kata Agus.

Diusulkan Berada di Bawah Kementerian, Polri Angkat Bicara

Halaman: 
Penulis : Admin