logo


Tegaskan Polri Sudah Tepat di Bawah Presiden, Pengamat: Ide Lemhanas Usang

Polri adalah alat negara yang bertanggungjawab langsung kepada presiden.

3 Januari 2022 11:24 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat kepolisian sekaligus Ketua Penasihat Ahli Kapolri, Irjen (Purn) Sisno Adiwinoto mengkritik usulan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Agus Widjojo yang meminta Polri berada di bawah Kementerian Keamanan Dalam Negeri dan Dewan Keamanan Nasional. Menurutnya, usulan tersebut merupakan pendapat yang telah usang.

"Perlu wawasan dan pengalaman yang berdasar 'fakta bukan mitos'. Jangan sampai hanya karena mengetahui atau mendengar suatu negara menempatkan organisasi polisi berada di bawah suatu kementerian, lantas ingin menerapkan dengan mengusulkan organisasi polisi di Indonesia yaitu Polri harus di bawah suatu kementerian,"  kata Sisno kepada wartawan, Senin (3/1/2022).

"Sesungguhnya ide tersebut bukan saja merupakan 'pendapat yang sudah usang' yang sudah sering digulirkan, mungkin karena adanya kepentingan tertentu, atau merupakan ide yang sembarangan dan yang pasti mungkin karena 'kurang memahami sistem kepolisian di dunia maupun sistem kepolisian yang berlaku di Indonesia'," sambungnya.


Eks Kapolsek Ditangkap Karena Narkoba, Anggota DPR Minta Hukuman Ditambah

Sisno menegaskan bahwa posisi Polri yang berada dibawah presiden sudah tepat. Ia mengatakan bahwa Polri adalah alat negara yang bertanggungjawab langsung kepada presiden.

"Sebagai alat negara, Polri berada di bawah dan bertanggung-jawab kepada Presiden selaku kepala negara. Berdasarkan prinsip-prinsip tersebut, adalah sudah benar dan sangat tepat Polri berada langsung di bawah Presiden bukan di bawah menteri," imbuh Sisno.

 

Sentil Lemhanas soal Polri di Bawah Kementerian, DPR: Perlu Dikaji, Sebelum Buat Kegaduhan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati