logo


Ekspor Batu Bara Dilarang, PDIP: Kementerian ESDM Kurang Bijaksana

PDIP sebut tidak semua perusahaan batubara bisa disamaratakan dalam pemberlakuan larangan ekspor

3 Januari 2022 10:15 WIB

Ilustrasi Tambang Batu Bara
Ilustrasi Tambang Batu Bara Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melarang perusahaan batubara melakukan ekspor mulai 1 Januari 2022. Pasalnya, ada kekhawatiran pasokan pembangkit listrik domestik rendah.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) meminta pemerintah mengakaji ulang terkait larangan ekspor batubara. Menurutnya, ekspor batubara justru memberikan dampak positif ditengah perekonomian yang mulai membaik.

"Di saat kita dua tahun ini kena musibah global yaitu Covid-19, ekspor minerba, khususnya batubara juga mengalami peningkatan yang tajam dan ini juga memberikan dampak secara politik, dampak secara ekonomi, dan dampak secara geopolitik, sehingga kalau tiba-tiba ekspor ini dilarang, ini saya pikir Kementerian ESDM kurang bijaksana," kata Gus Falah kepada wartawan, Minggu (02/01/2022).


Ekonomi Tiongkok Beranjak Pulih, HBA Januari Naik ke USD75,84 Per Ton

Menurutnya, tidak semua perusahaan batubara bisa disamaratakan dalam pemberlakuan larangan ekspor.  Ia mengatakan bahwa aturan itu sebaiknya diberlakukan kepada perusahaan yang tidak memenuhi komitmen untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri.

"Saya pikir bisa dilihat data perusahaan mana yang saat ini tidak memiliki komitmen terkait suplai batubara untuk dalam negeri. Kalau semuanya digebyah uyah ini juga tidak baik, semua perusahaan tambang dianggap tidak memenuhi kewajiban mensuplai dindalam negeri, itu juga tidak baik," ujarnya.

"Itu yang harus dilarang ekspor, perusahaan yang tidak memenuhi komitmen untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Tapi perusahaan-perusahaan yang sudah memenuhi kebutuhan dalam negeri sesuai ketentuan ya ndak ada masalah mereka melakukan ekspor," lanjut Gus Falah.

Dukung Indonesia Capai Net Zero Emission, Kementerian ESDM Susun Strategi Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati