logo


Tolak Partainya Disebut Bawa Dampak Buruk ke Koalisi, Habib Gerindra: Soal Edhy Prabowo Itu Fenomena Oknum

Habib meminta Irma Chaniago menyesuaikan diri dengan kultur politik formal

29 Desember 2021 10:14 WIB

Habiburokhman
Habiburokhman Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Habiburokhman menanggapi pernyataan Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago yang mengingatkan agar partai baru yang bergabung dengan koalisi pemerintah Jokowi harus tahu diri.

Ia menegaskan bahwa kasus yang menjerat kader Gerindra Edhy Prabowo hanyalah permasalahan oknum. Sama halnya, dengan Juliari Batubara yang merupakan kader PDIP.

"Soal Pak EP (Edhy Prabowo) dan Pak Juliari itu kan fenomena oknum yang bisa terjadi dengan kader partai manapun," kata Habib dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (28/12/2021).


Sandiaga Jalan Kaki Temui Prabowo Usai Diserang Kamrussamad, Pengamat: Solusi Cerdas, Tak Tawuran Opini di Ruang Publik

Habib menolak partainya disebut membawa buruk kepada koalisi pemerintah. Ia mengatakan bahwa dua wakil partainya selalu menunjukkan kinerja terbaiknya berdasarkan sejumlah survei.

"Dua menteri dari Gerindra yakni Pak Prabowo dan Pak Sandiaga kerap disebut oleh berbagai lembaga Survey sebagai menteri dengan kinerja yang terbaik. Kami tekankan bahwa bukan kami yang menilai, tetapi banyak lembaga survey," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pernyataan Irma itu terlalu jauh. Ia pun meminta kader NasDem itu menyesuaikan diri dengan kultur politik formal.

"Jadi saya fikir kami enggak perlu menanggapi Bu Irma terlalu jauh, biarkan beliau beradaptasi kembali dengan kultur politik formal dulu," pungkasnya.

Sentil Gerindra, NasDem: Parpol yang Baru Gabung Koalisi Harus Tahu Diri, Jangan Memperburuk

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati