logo


Kasus Penistaan Agama, Yahya Waloni Dituntut 7 Bulan Penjara

Saksi pelapor telah memaafkan perbuatan Yahya, tapi proses hukum tetap lanjut.

28 Desember 2021 19:37 WIB

Yahya Waloni
Yahya Waloni hops.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ustaz Yahya Waloni dituntut tujuh bulan penjara atas kasus ujaran kebencian dan penistaan agama.

Hal itu dilayangkan Jaksa Penuntut Umum kepada Majelis Hakim dalam sidang agenda tuntutan di Pengadilan Negeri Jaksel, Selasa (28/12).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Yahya Waloni dengan pidana penjara selama tujuh bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah tetap ditahan dan denda sebesar Rp50 juta subsider satu bulan kurungan," kata JPU saat membacakan tuntutan.


Novel PA 212 Minta Semua Penista Agama Diproses Hukum, Ada KSAD Dudung hingga Denny Siregar

Menurut JPU, Yahya Waloni terbukti bersalah melakukan tindak pidana penghasutan untuk melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Yahya telah melanggar Pasal 45 a Ayat 2 Juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Adapun Jaksa memberikan pertimbangan memberatkan dan meringankan untuk Yahya. Yang memberatkan, Yahya merusak kerukunan antarumat beragama.

Dalam hal meringankan, Yahya tak berbelit-belit dalam memberikan keterangan di persidangan, menyesali perbuatannya dan telah meminta maaf kepada umat Nasrani.

Selebihnya, saksi pelapor telah memaafkan perbuatan Yahya Waloni. Kendati begitu, perkara hukum terdakwa tetap dilanjutkan.

Minta Maaf Dakwahnya Berisi Ujaran Kebencian, Yahya Waloni: Tujuannya Hanya Candaan Tapi Terlampau Kasar

Halaman: 
Penulis : Iskandar