logo


Hah? Beli Barang di PKL Nanti Pakai E-Money

Penggunaan transaksi e-money itu akan mengurangi pungutan liar ataupun palakan preman

20 Mei 2015 17:35 WIB

Pedagang Kaki Lima (Ist)
Pedagang Kaki Lima (Ist)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama lagi-lagi membuat gebrakan. Kali ini, Gubernur DKI yang biasa disapa Ahok itu rencananya akan membuat aturan penggunaan sistem e-money dalam transaksi jual beli di lapak-lapak pedagang kaki lima (PKL).

Aturan itu kata Ahok, dibuat untuk membina PKL agar terbiasa beinteraksi dengan pihak Bank. Selain itu, Ahok juga berharap agar seluruh transaksi di lokasi binaan PKL Lenggang Jakarta dapat tercatat seluruhnya.

"Dengan menggunakan e-money, proses transaksi jual beli akan lebih efektif sehingga pengeluaran dan pemasukan yang terjadi dapat terbaca dengan jelas serta transparan," ujar Ahok di Jakarta, Rabu (20/5).


Putra Ahok Dipolisikan Terkait Dugaan Penganiayaan, Ini Pengakuan Korban

Selain itu pula, penggunaan transaksi e-money itu akan mengurangi pungutan liar ataupun palakan preman.

Ahok mengatakan, nantinya Bank juga dapat mengucurkan modal usaha kepada para PKL untuk menyewa tempat seperti Ruko. Pasalnya, bila PKL meminjam uang di rentenir, bunganya sungguh sangat tinggi, dan itu dapat mencekik usaha para PKL.

"Selama ini kan pedagng dapat modal dari rentenir, bunganya bisa lebih dari 50 persen sebulan, kan gila itu," kata Ahok.

Putranya Dilaporkan ke Polisi, Bagaimana Reaksi Ahok?

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan