logo


Premium Bakal Dihapus Tahun Depan, Pertalite Selanjutnya

Pemerintah dikabarkan akan menghapus bahan bakar premium pada tahun 2022 karena dianggap tidak ramah lingkungan dibandingkan pertalite dan pertamax

25 Desember 2021 04:35 WIB

SPBU
SPBU ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah dikabarkan akan menghentikan penjualan bahan bakar jenis premium mulai tahun 2022 karena dinilai kurang ramah lingkungan jika dibanding dengan bahan bakar jenis pertalite dan pertamax. Hal itu dikarenakan premium hanya memiliki memiliki nilai oktan RON 88.

Dilansir dari Tempo pada Jumat (24/12), selain menghapus premium, pemerintah rencananya juga akan untuk menghapus pertalite yang mana memiliki RON 90.

RON sendiri merupakan singkatan dari Research Octane Number yang mana menunjukkan tingkat kompresi bahan bakar terhadap mesin. Semakin tinggi nilai oktan, bahan bakar tersebut semakin baik dalam proses pembakaran.


Sebut Wajar Pekerja Pertamina Marah Gegara Potong Gaji, Ahok: Apalagi Direksi Tidak Dipotong

"Sama seperti penghentian premium, rencana penghapusan pertalite juga didasari karena faktor lingkungan hidup. Apabila pemakaian premium dialihkan sepenuhnya ke pertalite, maka kadar emisi CO2 dapat turun sebesar empat belas persen," tulis Tempo dalam sebuah artikelnya.

Kemudian, jika dialihkan sepenuhnya ke pertamax yang memiliki RON 92, emisi gas karbondioksida dapat ditekan hingga 27%.

Pemerintah pun saat ini sudah mematangkan rencana untuk mengalihkan penggunaan bahan bakar premium ke pertalite dan pertalite ke pertamax. Namun, tentu saja rencana itu akan direalisasikan secara bertahap dengan berbagai pertimbangan.

Serikat Pekerja Pertamina Ancam Mogok Kerja, Demokrat: Tidak Perlu Memperkeruh Keadaan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia