logo


Gibran Imbau Masyarakat Tak Takut Jalani Momen Nataru

Gibran tetap mengimbau prokes diperketat meski masyarakat sudah vaksinasi.

24 Desember 2021 11:53 WIB

Gibran hadiri apel Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2021
Gibran hadiri apel Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2021 Arsip Prokompim Pemkot Solo

SURAKARTA, JITUNEWS.COM – Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam momen perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Gibran mengatakan masyarakat tidak perlu takut merayakan Nataru. Meski begitu, ia meminta agar protokol kesehatan tetap dipatuhi.

Hal itu disampaikan Gibran saat menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2021 beserta Jajaran Forkopimda Kota Surakarta di halaman Apel Mako Polresta Kota Surakarta (23/12).


Cegah Omicron, Irlandia Utara Perketat Aturan Pembatasan COvid-19 setelah Natal

"Saya tekankan lagi, mungkin di Nataru sebelumnya kita kebobolan. Saya yakin di tahun ini kita bisa lebih baik lagi, karena kita sudah divaksin semua. Tidak perlu ditakuti lagi, tapi saya tetap mengimbau untuk prokes diperketat lagi,” kata Gibran.

Putra sulung Presiden Jokowi itu menambahkan, pelaksanaan ibadah di gereja-gereja Kota Surakarta sudah menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Gereja yang belum ada QR codenya mereka sudah punya aplikasi sendiri, jadi prokesnya sudah cukup baik. Dan kebanyakan gereja gereja sebelum jemaatnya datang, masing masing jemaat sudah memiliki nomor kursi, jadi prokesnya sudah sangat baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Surakarta, Kombes. Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan sebanyak 750 personil mengamankan Kota Surakarta selama pelaksanaan Nataru melalui Operasi Siaga Lilin Candi 2021.

"Sebanyak 750 personil akan kita terjunkan untuk melaksanakan tugas dengan penuh kebanggan untuk mengamankan momen natal dan tahun baru 2022 di Kota Surakarta. Polri dan TNI serta Pemerintah Kota Surakarta akan hadir sebagai representasi negara untuk mewujudkan natal dan tahun baru di kota Surakarta ini dengan tertib, aman dan damai, sejuk dan tentunya harus sehat," jelasnya.

Ade Safri menerangkan, ada tiga strategi yang akan dilakukan selama pelaksanaan Operasi Siaga Lilin Candi 2021 guna mengantisipasi lonjakan penyebaran virus Covid-19.

"Pertama, penerapan kepatuhan terhadap kedisiplinan Protokol kesehatan melalui 5M. Kedua, penguatan strategi pengendalian hulu melalui 3T, tracing, testing, treatment yang tepat. Ketiga adalah vaksinasi,” kata dia.

“Saat ini kita mendukung penuh Pemerintah Kota Surakarta dalam melakukan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun" tambahnya.

Selain itu, setiap gereja akan diperlengkapi pengamanan bersenjata. Selama operasi berlangsung, akan ada Satgas dan tim pengurai kerumunan yang akan memonitoring perkembangan di setiap wilayah.

Persilakan Nasrani Rayakan Natal, Rizieq Shihab: Umat Islam Tak Akan Ganggu

Halaman: 
Penulis : Iskandar