logo


Sebut Adam Deni Minta Rp10 M Agar Cabut Laporan, Pengacara Jerinx: Uang untuk Bos-bos di Belakangnya

Sugeng mengatakan Adam Deni menawarkan harga pencabutan senilai Rp15 miliar dan bisa bernegosiasi menjadi Rp10 miliar.

22 Desember 2021 14:22 WIB

Jerinx
Jerinx Istimewa

"Dan terdakwa serta ayah terdakwa tiba di Jakarta. Setibanya di lokasi pertemuan, terdakwa dan ayah terdakwa diperiksa oleh dua orang yang mengaku sebagai pengawal Adam Deni menggunakan masker bertuliskan TNI ya, kemudian kedua orang ini diperiksa untuk memastikan tidak ada alat rekam dalam pertemuan dengan Adam Deni," ujarnya.

Sugeng menyebut bahwa Adam Deni mengakui biaya tersebut untuk bos-bos di belakangnya yang mendukung untuk memenjarakan Jerinx.

"Dan Adam Deni mengaku uang tersebut untuk bos-bos di belakangnya yang mendukung untuk memenjarakan terdakwa. Mendengar angka Rp 10 miliar, terdakwa menyatakan tidak memiliki dana sebanyak itu," kata Sugeng.


Heran Mulan Jameela Tak Karantina Usai dari Turki, Adam Deni: Mohon Jangan Hujat, Ada Sangkut Pautnya dengan Protokol DPR?

Jerinx lalu berupaya melakukan negosiasi. Jerinx menawarkan tanah miliknya seharga Rp4 miliar. Namun, Adam Deni tidak menerima tawaran tersebut.

"Namun terdakwa menawarkan tanah milik terdakwa di Pecatu seharga Rp 4 miliar untuk mencabut laporan," tutur Sugeng.

"Namun ditolak dengan alasan bos-bos di belakangnya mau Rp 10 miliar," imbuhnya.

Sugeng mengatakan bahwa Adam Deni menyebut bos-bos tersebut memiliki kekuatan di atas presiden.

"Di dalam pertemuan tersebut, pihak Adam Deni juga menyampaikan bahwa bos-bos tersebut kekuatannya di atas presiden. Bahkan Adam Deni berkata jika misalnya dia membunuh orang, besoknya dia sudah bisa bebas dari jerat hukum," ungkap Sugeng.

"Karena terdakwa tidak punya Rp 10 miliar dan hanya punya tanah senilai di bawah Rp 10 miliar, pihak Adam Deni menyarankan agar tetap sidang saja, namun dia meminta jangan memakai Gendo sebagai lawyer karena Gendo posisinya sudah ditarget oleh bos-bosnya Adam Deni," ujarnya.

Minta Dijadikan Tahanan Kota, Jerinx: Ibunda Saya Kembali Sakit-sakitan

Halaman: 
Penulis : Admin