logo


Said Aqil Singgung Sikap NU ke HTI & FPI di Muktamar ke-34

Diakui Aqil, amanah moderasi kutub ekstrem di Indonesia cukup berat.

22 Desember 2021 12:35 WIB

Said Aqil
Said Aqil Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj meminta umat untuk tidak mempertentangkan nasionalisme dan agama. Hal itu sebagaimana wasiat dari pendiri NU Hasyim Asy'ari.

Said mengatakan wasiat itu telah disepakati dan digencarkan oleh ribuan ulama pesantren. Menurutnya, NU memegang wasiat tersebut hingga kini, termasuk saat PBNU bersikap terhadap kasus yang melibatkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI).

"Dengan demikian, kita mengerti bahwa ujian atas sikap tawasut, moderasi, polarisasi dua kutub ekstrem memang sudah khas NU sejak awal pendiriannya," kata Said dalam pidato pembukaan Muktamar ke-34 PBNU di Pondok Pesantren Darussa'adah, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (22/12).


Soal Muktamar ke-34 NU, KPK Harap Tak Ada Politik Uang

"Mereka yang tidak paham sikap NU atas HTI maupun FPI barangkali memang belum mengerti betapa berat amanah moderasi kutub ekstrem di negeri ini," tambahnya.

Dia juga menekankan, menjaga NKRI merupakan amanah yang terus dipegang NU dan pesantren.

"Karena hanya dengan bersetia kepada konstitusi, tatanan agama dapat diselenggarakan," jelas Said.

Said Aqil Sebut Banyak Warga NU yang Miskin dan Punya Nama Ndeso

Halaman: 
Penulis : Iskandar