logo


Kamrussamad Tegur Sandiaga soal Eksploitasi Ulama: Nanti Jadi Masalah, Kita Sudah Rasakan Impactnya di 2019

Sandi seharusnya mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menggunakan identitas ulama untuk mendukungnya.

21 Desember 2021 15:45 WIB

Anggota DPR Komisi XI, Kamrussamad
Anggota DPR Komisi XI, Kamrussamad dok jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Partai Gerindra, Kamrussamad mengungkap alasan dirinya menegur kolega separtainya, Sandiaga Uno terkait dugaan eksploitasi ulama dibalik deklarasi calon presiden yang dilakukan oleh Ijtima Ulama. Ia mengaku tidak ingin terjadi polarisasi masyarakat sebagaimana yang telah terjadi pada Pemilu 2019 lalu.

"Pertama sebagai sahabat baik, saya mengingatkan beliau sejak peristiwa Ijtima Ulama di Jakarta pada 9 November 2021 bahwa ini tidak tepat kita lakukan karena kita sudah merasakan dampaknya di Pemilu 2019, bagaimana polarisasi di tengah masyarakat yang sangat tajam," kata Kamrussamad dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (21/12/2021).

Anggota Komisi XI DPR RI itu mengatakan Sandi seharusnya mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menggunakan identitas ulama untuk mendukungnya.


Klaim Tak Pernah Tinggalkan Gerindra, PDIP: Itu Dinamika Politik

Lebih lanjut, ia mengaku tidak mempermasalahkan apabila Sandi hendak maju di Pilpres 2024.  Namun ia meminta agar tidak mengeksploitasi ulama untuk mencari dukungan.

"Kalau setiap orang yang mau itu hak individu, tidak bisa kita larang. (Orang) punya mimpi jadi kepala daerah (atau) presiden itu hak setiap orang," ujarnya.

"(Hal) yang kita perlu sebagai tokoh adalah mengedukasi publik yang mau beri dukungan dengan pakai identitas agama, bahwa ini jangan pakai, ini nanti jadi masalah dan kita sudah rasakan impact-nya di 2019," pungkasnya.

Sandiaga Unggul di Survei Cawapres, Politikus Gerindra: Belum Tentu Unggul di Rakyat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati