logo


Gerindra Sindir Parpol yang Karbit Anak Ketum, Demokrat Justru Bangga Punya AHY

Demokrat sebut AHY adalah sosok pemimpin yang memliki banyak prestasi

20 Desember 2021 15:15 WIB

Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono twitter.com/AgusYudhoyono

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Harian Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengtakan bahwa partainya tidak mengenal oligarki. Bahkan, ia menyinidr partai politik lain yang 'mengkarbit' anak ketua umum partai. Meski Dasco tidak mengatakan secara detail partai mana yang dimaksud, namun publik menilai partai itu adalah Demokrat.

Sementara itu, Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengaku bersyukur partainya dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia menyebut AHY sebagai sosok pekerja keras yang mau belajar menjadi penerus ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kami di Partai Demokrat merasa bersyukur memiliki Mas Ketum AHY, figur pembelajar yang terus mempersiapkan diri sebagai penerus Pak SBY," kata Kamhar dilansir CNNIndonesia.com, Senin (20/12/2021).


Narji Gabung PKS, Demokrat Buka Suara

Kamhar mengaku menghormati pernyataan Dasco. Ia mengatakan bahwa setiap parpol memiliki cara pandang tersendiri dalam hal kaderisasi.

"Setiap partai memiliki cara pandang dan pendekatan sendiri-sendiri dalam merumuskan agenda strategis partai, termasuk dalam hal kaderisasi dan regenerasi," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa AHY adalah sosok pemimpin yang memliki banyak prestasi. Ia menyebut AHY mampu melampui target pada Pilkada serentak 2020 hingga bisa mengalahkan upaya kudeta pada pucuk pimpinan Demokrat.

"(Kepemimpinan AHY) sukses memimpin perlawanan dan memanajemeni konflik yang didukung segenap kader terhadap upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat oleh Moeldoko. Sukses ini semakin mengasah dan meneguhkan kualitas kepemimpinan AHY yang telah teruji dan handal," ucap dia.

"Saat ini, AHY juga secara aktif memimpin langsung konsolidasi internal Musda dan Muscab yang tengah berjalan," pungkasnya.

Narji Gabung PKS, Eko Kuntadhi Sebut Demokrat Kena Prank

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati