logo


Bahar Smith Sindir KSAD Dudung Lewat Ceramahnya, Kuasa Hukum Beri Penjelasan Ini

Ujaran Bahar Smith tentang KSAD Dudung disebut bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah

20 Desember 2021 05:00 WIB

Bahar bin Smith
Bahar bin Smith bbc

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kuasa hukum Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta mengklarifikasi ceramah kliennya yang menjadi sorotan publik. Dia memastikan ucapan Bahar semata mengkritik kebijakan pemerintah soal penanganan daerah terdampak erupsi Semeru.

Ichwan menjelaskan, Bahar bermaksud membandingkan FPI hadir lebih awal ke lokasi bencana ketimbang KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Padahal FPI sudah dibubarkan sejak akhir tahun lalu.

"Jangan dipotong-potong makna ceramahnya itu. Maksud itu peristiwa di Semeru itu, beliau (Dudung) teriak bubarkan FPI. Tapi FPI yang hadir duluan di sana,” kata Ichwan, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Senin (20/12).


Bahar bin Smith Dianggap Hina Jenderal Dudung, Ruhut: Sudah Keterlaluan, Tolong Diberi Pelajaran

“Bahkan ada pemasangan bendera HRS . Jadi FPI yang dibubarkan kok FPI yang lebih dulu ke Semeru dibandingkan Jenderal Dudung. Kuncinya di situ. Itu bagian dari mengkritik kebijakan pemerintah," lanjutnya.

Diketahui, dalam video yang memuat ceramah Bahar, Dudung diklaim tidak terjun membantu masyarakat terdampak erupsi Semeru. Bahar mengklaim relawan FPI sudah berada di lokasi lebih awal.

"Mana yang kemarin nurunin balihonya Habib Rizieq? Mana Jenderal baliho mana yang kemarin nurunin baliho Habib Rizieq? Yang kemarin ngomong bubarkan saja FPI, mana kok nggak keliatan di Semeru? Mana? Kok malah FPI yang ada di sana," ujar Bahar dalam sebuah video yang viral di Twitter.

Bahar lantas menanggapi pernyataan Dudung soal Papua. Dudung pernah menyebut Papua adalah saudara yang belum memahami NKRI, sehingga harus dirangkul.

"OPM dibilang saudara. Dudung, Dudung. Giliran sama ormas Islam galak. Sama OPM yang jelas-jelas teroris, separatis 'itu saudara kita'," cetus Bahar.

Presiden Jokowi Dimaki Habib Bahar Habis-habisan, Ferdinand: Mulutnya Tak Cerminkan Akhlak Baik

Halaman: 
Penulis : Iskandar