logo


Bahar bin Smith Dianggap Hina Jenderal Dudung, Ruhut: Sudah Keterlaluan, Tolong Diberi Pelajaran

Ruhut berharap Bahar tak dibiarkan bebas menghina aparat seenaknya.

19 Desember 2021 16:27 WIB

Ruhut Sitompul.
Ruhut Sitompul. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politikus PDIP Ruhut Sitompul menilai ulah Habib Bahar bin Smith semakin keterlaluan sejak dibebaskan dari penjara. Hal itu menanggapi viralnya video Bahar yang menyebut KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman masih menyembah pohon jika Indonesia tak didatangi ulama atau habaib.

Menurutnya, Bahar tak boleh dibiarkan bertindak semaunya terus-menerus. Dia berharap Bahar segera diproses secara hukum karena telah menghina Jenderal Dudung.

“Sampai kapan nie kadrun diberi kebebasan nyinyir dan ngebac*t karena sudah keterlaluan tolong diberi pelajaran, berani menghina Bpk Jenderal TNI AD Dudung yang dipercaya menjabat KSAD MERDEKA,” tulisnya lewat akun Twitter @ruhutsitompul, dikutip Minggu (19/12).


Anies Baswedan Naikkan UMP 5,1%, PDIP: Menandakan Keberpihakannya kepada Pekerja Setengah Hati

Diketahui, dalam video unggahan Twitter @Tukangrosok_, Habib Bahar bin Smith tampak sedang berceramah di hadapan sejumlah orang. Ia menyinggung ‘jenderal baliho’ yang merangkul Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan memusuhi ormas Islam.

“Ada satu jenderal, namanya jenderal baliho. OPM dirangkul, ormas Islam dimusuhi,” ungkapnya.

Bahar lantas berujar, jika tidak ada ulama atau habaib yang datang dari Arab ke Indonesia, maka Jenderal Dudung masih menyembah pohon.

“Kalau tidak ada para ulama, para habaib yang datang dari Arab ke Indonesia, si Dudung masih nyembah pohon,” cetusnya.

Geram Jenderal Dudung Dihujat, Anggota TNI Bakal Cari Bahar bin Smith

Halaman: 
Penulis : Iskandar