logo


Dalam Acara Indo-China Digital Information Exchange, KodiPest Unjuk Gigi

Pesantren di era digital harus membantu masyarakat untuk memperoleh informasi yang berkualitas.

16 Desember 2021 19:59 WIB

Maman Imanulhaq
Maman Imanulhaq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), KH. Maman Imanulhaq mempresentasikan program KodiPest (Konten Digital Pesantren) dalam acara Indo-China Digital Information Exchange Conference, di Hotel Doubletree by Hilton Jakarta, Selasa (14/12).

Bekerja sama dengan PT. CAIH Infotech Indonesia, program ini dicetuskan sebagai langkah konkret dalam mendukung perkembangan talenta digital Indonesia.

Anggota komisi agama DPR RI itu menegaskan, pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang memiliki kontribusi dalam membangun sumber daya manusia dan mencerdaskan kehidupan bangsa, harus berkontribusi dalam membantu masyarakat untuk memperoleh informasi yang berkualitas.


Dukung TNI-Polri Rekrutmen Santri, Syakur: Mengembalikan Jati Diri Pesantren

“Sudah waktunya pesantren-pesantren di Indonesia melalui peran digital dapat membangun komunitas antar pesantren sehingga dapat saling mendukung dan saling mengembangkan,” tuturnya.

Kiai Maman yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al Mizan itu menjelaskan, KodiPest adalah program mencakup pembuatan ekosistem konten digital di pesantren, mulai dari pembinaan dan pelatihan produksi konten positif-berkualitas bagi para santri, inkubasi talenta, serta kurasi konten. Sehingga, lanjut ia, hasil akhir dari konten-konten tersebut bisa didistribusikan melalui media Platform OTT layaknya Netflix namun khusus untuk lingkungan pesantren.

“KodiPest akan memfasilitasi dakwah kekinian dengan media digital tanpa mengesampingkan prinsip pesantren sebagai pembentukan moral bangsa dan mencetak pemuda berkarakter dari segi agama maupun ilmu pengetahuan secara berkelanjutan,” imbuh Kiai Maman.

Politisi PKB itu menambahkan, melalui KodiPest, santri dapat berkontribusi dalam menanamkan budaya pesantren yang humanis, damai, dan toleransi. Terlebih, digitalisasi juga akan mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia.

“Program KodiPest merupakan wujud nyata dari tujuan Digital Conference guna memperkuat lingkup kerjasama Indonesia-China dalam menjalankan tugas prioritas transformasi digital dari G20,” kata Kiai Maman menjelaskan.

Untuk diketahui, acara Indo-China Digital Information Exchange Conference dihadiri nama-nama beken, diantaranya yakni Wakil Ketua DPD RI, senator termuda Sultan Baktiar Najamudin, Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun, Dirjen Big Data Development Bureau of Guangxi Zhuang Autonomous Region China, dan CEO dari China-ASEAN Information Harbor Co. Ltd.

Dalam kesempatan itu, KodiPest memperoleh dukungan dari sejumlah sponsor seperti Xiaomi Indonesia, Whale Cloud, Ide Indonesia Entrepreneurs, dan lainnya.

Sahroni Dukung Menag Investigasi Pesantren: Jangan Sampai Jadi Sarang Predator

Halaman: 
Penulis : Iskandar